Home Poso

Warga Poso Surati Presiden

UNTUK PRESIDEN - Muhaimin Yunus Hadi (mewakili Warga Tampo Lore) menyerahkan surat terbuka untuk Presiden RI yang diterima Ketua DPRD Sesi Mapeda SH MH di kantor DPRD Poso, Senin 17 Mei 2021. (Foto: Istimewa)
  • Minta Selesaikan Keamanan hingga Jaminan Sosial

Poso, Metrosulawesi.id – Masyarakat Tampo Lore mengirim surat ke Presiden Joko Widodo. Surat itu diserahkan ke Ketua DPRD Poso, Sesi Mapeda SH MH di gedung DPRD Poso, Senin 17 Mei 2021.

Warga Tampo Lore dipimpin Muhaimin Yunus Hadi, didampingi Max Kaiya, Yusak Mentara dan beberapa orang lainnya mendatangi kantor DPRD Poso. Mereka diterima unsur pimpinan dan anggota DPRD Poso.

Mereka mempertanyakan jaminan keamanan dari pemerintah. Menyusul terjadinya kasus pembantaian empat warga Desa Kalimago Kecamatan Lore Timur.

Tidak hanya pembunuhan di Kalimago, mereka juga mempertanyakan munculnya sejumlah kasus sebelumnya, yang diduga kuat dilakukan oleh kelompok MIT (Mujahidin Indonesia Timur) pimpinan Ali Kalora.

Akibat dari rentetan peristiwa pembunuhan itu, mereka sudah tidak berani lagi melakukan aktivitas di kebun. Pasalnya lereng gunung telah dikuasai Kelompok MIT, akibatnya warga Poso baik di Pesisir Bersaudara bahkan di belahan Napu terimbas dari sasaran kelompok MIT.

Atas insiden yang menciderai nilai-nilai persatuan dan kesatuan yang sementara dibangun di bumi Sintuwu Maroso, warga masyarakat Tampo Lore mendatangi Gedung DPRD Poso dan menyerahkan surat terbuka untuk Presiden Jokowi. Kedatangan mereka yang juga sebagai tokoh di wilayah Napu diterima unsur pimpinan dan anggota DPRD Poso.

Mewakili rekan-rekan warga Tampo Lore, Muhaimin Yunus Hadi, Max Kaiya, Yusak Mentara, menyerahkan surat terbuka kepada Presiden RI yang diterima Ketua DPRD Sesi Mapeda SH MH.

Adapun butir surat yakni meminta dengan hormat yang mulia Bapak Presiden Republik Indonesia untuk hadir di tanah Poso sebagai konsekuensi perlindungan rakyat Indonesia yang ada di tanah Poso. Selanjutnya meminta dengan hormat yang mulia Bapak Presiden Republik Indonesia sebagai Panglima tertinggi untuk dengan segera menyelesaikan secara tuntas masalah keamanan di tanah Poso,  serta meminta dengan hormat yang mulia Bapak Presiden Republik Indonesia untuk memberikan Jaminan Sosial dan Pemberdayaan Ekonomi demi kelangsungan hidup seluruh Masyarakat Kabupaten Poso, khususnya Masyarakat yang bermukim dan bertani di sekitar kawasan Gunung Biru. Sampai saat ini tidak dapat beraktivitas karena ketidak-amanan.

“Meminta dengan hormat yang mulia Bapak Presiden Republik Indonesia untuk Memberikan Santunan Duka dan Jaminan Sosial bagi Para Keluarga Korban Tragedi Kemanusiaan di tanah Poso,” tulis mereka dalam surat itu. 

Kawasan Tampo Lore memiliki potensi yang sangat strategis antara lain terdapat benda – benda cagar budaya batuan megalith, yang sudah terdata dan terdaftar dalam registrasi Nasional sebanyak lebih dari 1.400 BCB yang berumur lebih dari 3.000 tahun sebelum masehi; Terdapat cagar biosfer Lore- Lindu yang telah di tetapkan oleh UNESCO sejak tahun 1976 menjadikan Tampo Lore sebagai Paru-Paru Dunia. Oleh sebab itu, meminta dengan hormat kepada Presiden untuk mengeluarkan Keputusan Presiden tentang Kawasan Strategis Nasional Tampo Lore.

Reporter: Saiful Sulayapi
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas