Home Sigi

Penerima Kartu Sigi Masagena Mengacu pada Musdes

Mohamad Irwan. (Foto: Metrosulawesi/ Ariston Aporema Sorisi)

Sigi, Metrosulawesi.id – Pembuatan kartu Sigi Masagena mengacu pada data hasil musdes, mengingat kartu ini menyangkut warga ekonomi kecil.

Untuk mengurus kartu Sigi Masagena, warga tidak perlu datang ke Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, karena OPD yang akan mengecek langsung ke Kepala Desa (Kades).

“Warga yang belum memiliki kartu Sigi Masagena akan dibuatkan, kemudian OPD distribusikan kepada warga. Pengecekan dilakukan melalui data Musyawarah Desa (Musdes), untuk mengetahui warga yang belum memiliki kartu Sigi Masagena,” ujar Bupati Sigi, Mohamad Irwan, Senin, 17 Mei 2021.

Bupati berharap kartu tersebut tepat sasaran, yakni untuk warga miskin. Olehnya itu, dibutuhkan koordinasi lintas sektor, yakni Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Sosial (Dinsos), RSUD Torabelo, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) serta Kepala Puskesmas se Sigi.

Selain itu, juga akan diundang pihak terkait lainnya, agar ada update data. Dicontohkannya, misalkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) masih menggunakan data lama, hal tersebut perlu diupdate mengacu data musdes yang dilaksanakan oleh Kades.

“Semua desa diwajibkan melaksanakan musdes tentang DTKS untuk update data. Karena data tersebut bermanfaat untuk pemerintah dan Kepala Desa. Untuk desa yang belum melaksanakan musdes DTKS, maka pembayaran APBDesnya ditunda hingga desa tersebut melaksanakan musdes,” tegas Bupati.

Reporter: Ariston Aporema Sorisi
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas