Home Palu

Siswa di Wilayah Zonasi Jadi Prioritas

SUASANA PENDAFTARAN - Sejumlah siswa baru saat menyetor formulir pendaftaran di ruang Panitia PPDB SMAN 2 Palu, Selasa, 21 Mei 2019. (Foto: Metrosulawesi/ Moh Fadel)
  • PPDB 2021

Palu, Metrosulawesi.id – Plt Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Ambotuwo mengungkapkan, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk jenjang SMP di Kota Palu tetap menerapkan sistem zonasi.

“Untuk Juknis PPDB telah saya kirim ke MKKS untuk mereka pelajari, kami telah membuat Surat Keputusan (SK) PPDB yang ditandatangani oleh Wali Kota Palu. Jadi intinya itu sekolah harus memprioritaskan siswa dari wilayah zonasi, sementara jalur lain seperti prestasi dan lainnya itu nanti belakangan,” kata Ambotuwo, di Palu, Senin, 17 Mei 2021.

Ambotuwo mengatakan, jika siswa dari wilayah zonasi sudah tertampung semua, baru dimasukkan siswa melalui jalur prestasi dan jalur perpindahan tugas orang tua.

“Untuk sistem zonasi PPDB masih seperti tahun lalu, diatur dari wilayah kelurahan dan kemarin itu kami masih menunggu dari Wali Kota terkait mekanisme PPDB, siapa tahu ada kebijakan-kebijakan baru. Namun tidak ada, sebab zonasi ini adalah kebijakan nasional, sehingga zonasi ini tetap diberlakukan,” katanya.

Kata Ambotuwo, Disdikbud Palu tinggal menunggu SK dari Wali Kota dan proses penerimaan itu akan dibuka pada Juni mendatang.

“Tetapi untuk kepastiannya nanti kita rapatkan dulu dengan Kepala Sekolah, sebab kita tidak ketahui pandemi ini kapan akan berakhir, artinya secara nasional bulan Juli itu sesuai edaran Kemendikbud sekolah itu sudah tatap muka. Semoga ini bisa terealisasi sebab penentuan tatap muka itu melihat kondisi penyabaran Covid-19, kami berharap kedepannya wilayah Kota Palu bisa jadi zona hijau, ” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Disdikbud Palu, Ansyar Sutiadi mengatakan, untuk PPDB akan digelar secara tatap muka dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“PPDB tahun ini kita belum bisa secara online, sebab harus menyiapkan aplikasi yang memadai, olehnya itu kemungkinan besar PPDB akan dilaksanakan secara manual,” ungkapnya.

Sementara itu untuk PPDB jenjang SMA/SMK yang menjadi kewenangan provinsi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah, Irwan Lahace mengungkapkan, Gubernur Sulteng baru-baru ini mengeluarkan Surat Keputusan (SK) tentang penetapan wilayah zonasi pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ini.

“Pak Gubernur telah mengeluarkan SK terkait PPDB. Olehnya itu saya berharap sekolah dan masyarakat dapat mematuhi keputusan tersebut,” kata Irwan, di ruang kerjanya, beberapa waktu. 

Irwan mengatakan, untuk PPDB melalui jalur afirmasi, jalur perpindahan tugas orang tua, dan jalur prestasi agar memperhatikan kapasitas daya tampung sekolah serta jarak tempat tinggal yang terdekat dengan sekolah.

“Daftar wilayah zonasi pada PPDB telah dicantumkan dalam SK Gubernur Sulteng, dan  itu wajib diberlakukan oleh semua sekolah,” ujarnya.

Menurutnya, dalam daftar wilayah zonasi itu ada 171 SMA yang diatur wilayah zonasinya, salah satunya SMAN 1 Palu, dimana wilayah zonasinya masuk pada Kelurahan Besusu Tengah, sementara SMAN 2 Palu masuk wilayah Kelurahan Lolu Selatan.

“Sementara SMAN 3 Palu masuk wilayah Birobuli Selatan, kemudian SMAN 4 Kecamatan Palu Barat, serta SMA lainnya di bawah naungan pemerintah provinsi,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk PPDB jenjang SMK tidak menggunakan sistem zonasi, sehingga bagi masyarakat yang ingin masuk SMK dipersilahkan sesuai dengan minatnya.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas