Home Palu

Mobil Bawa Satu Keluarga Terbalik, Dua Tewas

RUSAK PARAH - Beginilah kondisi mobil yang ditumpangi korban setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Hasanuddin Toto Palu, Ahad sore 16 Mei 2021. (Foto: Dok Satlantas Palu)
  • IPTU Cahya Timur Ambonia: Diduga Rem Blong

Palu, Metrosulawesi.id – Nasib naas menimpa satu keluarga. Sepulang dari rekreasi, mobil yang mereka tumpangi terbalik setelah menabrak bahu jembatan di Jalan Hasanuddin Toto, Kelurahan Silae, Kecamatan Ulujadi, Palu, Ahad sore 16 Mei 2021.

Kasat Lantas Polres Palu, IPTU Cahya Timur Ambonia SIK, yang dikonfirmasi Senin 17 Mei 2021, menjelaskan, kecelakaan tunggal tersebut, diduga kuat akibat rem blong. Kondisi jalan di lokasi kejadian menurun.

Mobil jenis Mistsubishi Kuda, tipe Grandia, yang dikemudikan oleh Andi Surianti, bersama dengan tujuh penumpang, yang masih satu keluarga itu, bergerak dari arah Barat, ke arah Timur dengan posisi jalan menurun.

“Dugaan kuat tiba-tiba rem blong, dan kendaraan hilang kendali hingga menabrak bahu jembatan sebelah kiri, kemudian menabrak lagi sebuah batu besar yang ada di sebelah kanan jalan, hingga mobil terbalik dan posisi kendaraan kembali menghadap ke arah Barat,” jelasnya.

Akibat kecelakaan itu, tiga penumpangnya sempat terlempar keluar dari dalam mobil.

IPTU Cahya Fajar Timur Amboina. SIK. (Foto: Ist/ Dok. Rahmad Dani)

Timur mengungkapkan, akibat kecelakaan tunggal itu dua orang meninggal dunia, yakni Andi Surianti (51) pengemudi mobil, dan penumpang atas nama Andi Wati (60), serta satu orang korban mengalami luka berat yakni Galia Azra (15), yang saat ini masih dalam perawatan intensif di Rumah Sakit Anuta Pura Palu.

Untuk korban luka ringan, yakni Andi Fenti(37), Muh Akta (2,5), Tading (55), Mutiara (30), dan Aulia (12), masih dalam perawatan di Rumah Sakit Anuta Pura Palu.

“Saat ini para korban yang masih dalam ikatan satu keluarga itu, belum bisa diambil keterangan sepenuhnya, karena masih dalam kondisi berduka dan dalam perawatan,” ujarnya.

Timur mengimbau kepada pengendara baik itu roda empat atau roda dua, agar selalu memperhatikan kondisi kendaraannya, terutama bagian pengereman, terlebih saat akan melakukan perjalanan yang melewati jalur yang banyak pendakian ataupun penurunan, yang memerlukan kondisi kendaraan yang benar-benar sehat.

“Perhatikan selalu kondisi kendaraan dan diri kita, sebelum melakukan perjalanan,” imbaunya.

“Saat ini kasus laka tunggal itu, masih dalam penyelidikan unit Laka Lantas, Polres Palu,” tutupnya.

Reporter: Djunaedi
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas