Home Palu

Huntap Talise Tak Boleh Ditunda

Muslimun. (Foto: Ist/ MAL-Melda)
  • Legislator: Jangan Jadi Komoditas Politik

Palu, Metrosulawesi.id – Anggota Panitia Khusus (Pansus) Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Rehab-Rekon) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palu, Muslimun dengan tegas menyebut pembangunan hunian tetap (Huntap) bagi pengungsi bencana tidak boleh lagi ditunda.

Ketua Fraksi Partai Nasdem di DPRD Kota Palu itu bilang, tidak ada lagi alasan untuk menunda-nunda pembangunan Huntap. Mengingat nasib para penyintas yang sudah lebih dari dua tahun belum juga mendapatkan tempat tinggal layak, seperti yang telah dijanjikan oleh pemerintah dalam menangani proses rehabilitasi dan rekonstruksi (Rehab-Rekon) pascabencana 28 September 2018 silam.

Menanggapi informasi terkait penundaan pembangunan Huntap di lokasi Kelurahan Talise Valangguni, Muslimun menyebut hal itu tidak boleh terjadi.

“Dari hasil pertemuan Wali Kota dengan Kementerian ATR-BPN Sofyan Djalil dan saat itu dihadiri Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola dan Anggota DPRD yaitu diwakili oleh (Pansus) Rehab-Rekon yang waktu itu ada Ketua dan Wakil Ketua. Secara prinsip, Menteri Sofyan Djalil mengatakan tidak boleh lagi ada hambatan pembangunan hunian tetap ini,” kata Muslimun di Palu, Senin, 17 Mei 2021.

Bahkan, kata dia, jika ada pihak yang berupaya menghalangi atau menghambat proses pembangunan Huntap, harus berhadapan dengan aparat.

Proses pembangunan Huntap di Lokasi Kelurahan Talise Valangguni memang mendapati hambatan. Sekelompok masyarakat menolak pembangunan huntap di lokasi itu karena mereka mengklaim lokasi tersebut.

Namun kata Muslimun, hanya ada beberapa masyarakat yang mengklaim dan menolak pembangunan Huntap di lokasi tersebut. Tapi hal itu harus bisa dibuktikan pula dengan dokumen kepemilikan. Dan jika ada lahan yang memang merupakan milik warga, pemerintah harus melakukan ganti rugi.

“Atas lahan itu kan yang bermasalah antara masyarakat dan masyarakat. Ada yang menolak, tapi juga ada yang meminta agar dipercepat,” katanya.

“Jangan sampai ini dijadikan komoditas politik. Sudah mau dua tahun setengah masyarakat belum mendapatkan hunian,” tandasnya.

Selain itu, Muslimun juga mendorong agar pemerintah segera memenuhi kebutuhan ketersediaan air bersih di lokasi Huntap yang telah dibangun lebih dulu.

“Fraksi Nasdem tegas bahwa tidak ada lagi alasan ditunda-tunda,” tegasnya.

Untuk diketahui, Maret 2021 Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menunda pembangunan Huntap di lokasi itu. Diduga penundaan itu dilakukan Wali Kota Hadianto atas desakan Forum Talise Bersaudara (yang mengklaim lahan Huntap Talise) yang diketuai Bey Arifin, mantan anggota DPRD Palu dari Partai Hanura yang merupakan partai pengusung Hadianto Rasyid saat pilkada Wali Kota Palu beberapa waktu lalu. Dan saat akan dikonfirmasi oleh wartawan terkait hal itu Wali Kota Palu, Hadianto Rasyid belum memberikan tanggapan.

Reporter: Tahmil Burhanuddin
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas