Home Palu

8.000 KK Telah Terima Dana Stimulan Tahap III

M. Issa Sunusi dalam suatu kesempatan. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Palu optimis mampu merealisasikan target penyaluran dana stimulan perbaikan rumah rusak tahap III tahun 2021.

Untuk diketahui, jumlah calon penerima stimulan tahap III Palu tahun 2021 ditetapkan sebanyak 22.014 Kepala Keluarga (KK). Namun dalam perjalanannya, terjadi penyusutan data karena sejumlah sebab.

Sejauh ini bahkan jumlah data yang valid hanya sebanyak 18.834 KK.

Berdasarkan data realisasi yang diperoleh dari BPBD Palu, hingga Senin 10 Mei 2021, jumlah KK yang menerima dana tersebut dalam rekeningnya sudah sebanyak 8.000 KK. Artinya,warga terdampak sudah memanfaatkan dana tersebut.

Kepala Bidang Rehabilitasi-Rekonstruksi (Rehab-Rekon) BPBD Palu, M. Issa Sunusi menjelaskan, jumlah calon penerima stimulan tahap 3 atau tahap 2 lanjutan ini mengurai bahwa, awalnya diajukan ke BNPB RI sebanyak 21.400 lebih. Namun berdasarkan hasil review, BNPB menetapkan kemudian hanya sebanyak 21.014.

Menurutnya, dari jumlah 21.014 KK tersebut, hingga Senin 10 Mei sudah tervalidasi sesuai syarat dan ketentuan hanya sebanyak 18.834 KK.

Terdapat sebanyak 2.180 KK data calon penerima dinyatakan anomali atau bermasalah setelah melalui verifikasi dan validasi.

Data anomali ini jelas Issa terjadi karena ganda, kemudian rumah kontrakan, kos-kosan serta rumah couple. Termasuk rumah rusak yang didaftarkan dalam zona merah.

“Berdasarkan ketentuan yang berlaku data anomali ini tidak berhak lagi mendapatkan bantuan stimulan tersebut,” jelasnya.

Selanjutnya dari data yang dinyatakan valid tersebut, yakni 18.834 ini, pihaknya kata Issa telah memproses sebanyak 14.974 KK ke dalam dokumen Surat Keputusan (SK) Wali Kota Palu. Ditahap ini, seluruh persyaratan penerima dinyatakan telah lengkap

“Yang dicairkan ke rekening itu sudah sebanyak 8.000 KK,” ujarnya.

Dengan begitu, jumlah KK yang belum terealisasi dalam tahap III, sejauh ini praktis tertinggal sebanyak 3.887 KK. Data sisa inipun ungkapnya masih harus diverifikasi dan validasi. Artinya, masih sangat mungkin terjadi penyusutan.

Pihaknya lanjut Issa optimis sisa data tersebut bisa tersalurkan sesuai target yang ditetapkan wali kota. Proses penyaluran terhadap sisa data ini rencananya akan dimulai kembali antara tanggal 17 hingga 25 Mei 2021.

“InsyaAllah target penyelesaian ini kita bisa sebelum tanggal 5 Juni 2021. Sebagaimana target 3 bulan yang ditetapkan. InsyaAllah bisa,” demikian Issa menjelaskan.

Sebelumnya Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menargetkan stimulan tahap III tahun 2021 tersalur dalam tempo tiga bulan. Terhitung mulai 5 Maret hingga 5 Juni 2021. (bj*)

Ayo tulis komentar cerdas