Home Palu

Haul Guru Tua Kembali Ditiadakan

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Prof Dr KH Ma'ruf Amin, Ketua Utama Alkhairaat HS Saggaf bin Aldjufri, Ketua Umum PB Alkhairaat HS Muhammad Ali Aldjufri, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Maluku Utara KH Abdul Gani Kasuba dan Gubernur Sulawesi Tengah H Longki Djanggola, di panggung utama pada peringatan Haul ke-51 Guru Tua. (Foto: Pataruddin/ Metrosulawesi)
  • Abnaul Alkhairaat Diminta Baca Yassin dan Tahlil di Rumah

Palu, Metrosulawesi.id – Mengantisipasi Covid-19 yang masih mewabah di wilayah Sulteng, khususnya di Kota Palu, maka Pengurus Besar (PB) Alkhairaat mengambil keputusan untuk kembali meniadakan pelaksanaan Haul Pendiri Alkhairaat, Alhabib Assayyid Idrus bin Salim Aljufri (Guru Tua) tahun 1442 H/2021.

“Masih seperti tahun lalu, Haul tahun ini belum bisa dilaksanakan. Ini juga hasil komunikasi kami dengan Habib Ali, selaku Ketua Umum PB Alkhairaat,” kata Sekretaris Panitia Haul Guru Tua ke 53, Suhban Lasawedi, Jumat (14/05).

PB Alkhairaat, kata Suhban, sebagai lembaga resmi yang menaungi dan mengatur perhimpunan Alkhairaat, termasuk pelaksanaan Haul Guru Tua, akan turut berperan aktif membantu pemerintah mencegah penyebaran wabah Corona yang hingga hari ini belum menandakan penurunan yang signifikan.

“Bagi warga Alkhairaat yang mau mengadakan Haul, silahkan melaksanakannya di tempat masing-masing, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19,” kata Suhban yang juga Ketua Majelis Dakwah PB Alkhairaat.

Terpisah, Sekretaris Majelis Pendidikan PB Alkhairaat, Reza Anshar, juga angkat bicara menanggapi flyer undangan Haul yang tersebar di media sosial. Menurutnya, sah-sah saja jika ada warga Alkhairaat yang mau melaksanakan Haul, namun sebaiknya tidak membawa nama dan atribut Alkhairaat yang di dalamnya ada logo Alkhairaat.

“Karena secara kelembagaan logo itu hanya dimiliki secara sah oleh PB Alkhairaat. Secara hukum, tahun 2017 logo Alkhairaat segi lima berwarna dasar kuning itu resmi milik PB Alkhairaat dan sudah mendapat Keputusan Kemenkumham dengan nomor IDM000639525,” jelas Reza.

Begitu juga dengan media. Kata dia, yang diakui dan berada langsung di bawah naungan PB Alkhairaat hanyalah Harian Media Alkhairaat yang kini menjadi MALOnline (media.alkhairaat.id) sebagaimana yang sudah disampaikan Ketua Umum PB Alkhairaat, beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Ketua Pengurus Besar (PB) Alkhairaat, Habib Shaleh bin Muhammad Aljufri, ikut memberikan pernyataan mengenai peringatan Haul Alhabib Idrus bin Salim Aljufri (Guru Tua) tahun ini, apakah dilaksanakan secara terbuka seperti tahun-tahun sebelumnya, atau tidak.

Pernyataan ini ditulis Habib Shaleh melalui akun media sosial “Majlis Ta’lim Abnaul Khairaat”, Jumat (14/05).

“Haul secara resmi dari keputusan Ketua Utama dan Ketua Umum PB Alkhairaat tidak di adakan tahun ini, segenap Kaum muslimin Muslimat untuk membaca Yasin dan Tahlil di rumah masing masing , semoga niat kita dengan situasi seperti ini( corona) tidak mengurangi Pahala yang Allah SWT berikan kepada kita. Amin ya Rabbal Alamin” tulisnya.

Ketua Umum Barisan Abnaul Chairaat itu menyatakan, secara kelembagaan, Ketua Utama dan Ketua Umum PB Alkhairaat tidak bertanggung jawab atas kehadiran kaum muslimin muslimat, apabilah hadir di acara tersebut, sebagaimana flyer undangan Haul yang beredar di media sosial.

“Terima kasih banyak atas perhatiannya, semoga kita senantiasa dalam perlindungan Allah SWT dan kecintaan kita tetap utuh kepada Guru Tua Alhabib Idrus bin Salim Aldjufri. Amin ya Rabbal Alamin” sambungnya.

Hal senada juga disampaikan Sekretaris Panitia Haul Guru Tua ke 53, Suhban Lasawedi. Kata Suhban, Pengurus Besar (PB) Alkhairaat mengambil keputusan untuk kembali meniadakan pelaksanaan Haul Pendiri Alkhairaat, Alhabib Assayyid Idrus bin Salim Aljufri (Guru Tua) tahun 1442 H/2021.

Keputusan ini diambil guna mengantisipasi Covid-19 yang masih mewabah di wilayah Sulteng, khususnya di Kota Palu,

“Masih seperti tahun lalu, Haul tahun ini belum bisa dilaksanakan. Ini juga hasil komunikasi kami dengan Habib Ali, selaku Ketua Umum PB Alkhairaat,” katanya.

PB Alkhairaat, kata Suhban, sebagai lembaga resmi yang menaungi dan mengatur perhimpunan Alkhairaat, termasuk pelaksanaan Haul Guru Tua, akan turut berperan aktif membantu pemerintah mencegah penyebaran wabah Corona yang hingga hari ini belum menandakan penurunan yang signifikan.

“Bagi warga Alkhairaat yang mau mengadakan Haul, silahkan melaksanakannya di tempat masing-masing, dengan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19,” kata Suhban yang juga Ketua Majelis Dakwah PB Alkhairaat. (bj*)

Ayo tulis komentar cerdas