Home Sulteng

Angka Kecelakaan Musim Mudik Berkurang

Sumarno. (Foto: Metrosulawesi/ Michael Simanjuntak)
  • Sumarno: Puncak Arus Balik Minggu Malam

Palu, Metrosulawesi.id – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sulteng menyebut kasus kecelakaan lalu lintas musim mudik kali ini berkurang. Itu karena ada larangan mudik di luar wilayah aglomerasi (wilayah yang saling berdekatan).

“Otomatis berkurang (kecelakaan lalu lintas) karena adanya larangan mudik di luar aglomerasi,” ungkap Sumarno, Minggu, 16 Mei 2021.

Dia mengatakan pelaku perjalanan mudik di wilayah aglomerasi Sulawesi Tengah juga berkurang. Puncak arus balik diperkirakan pada Minggu, 16 Mei malam menyesuiakan masa libur aparatur sipil negara.

“Kalau tadi pagi (kemarin) belum kelihatan puncak arus balik, mungkin malam,” ucap Sumarno.

Dishub Provinsi Sulteng disebut menugaskan sekitar 18 personel membantu pengamanan puncak arus balik mudik aglomerasi. Sumarno mengimbau bagi yang terlanjur mudik di luar wilayah agomerasi harus menunggu masa pengetatan selesai hingga 17 Mei 2021.

“Kalau wilayah aglomerasi tidak ada larangan. Yang di luar aglomerasi tentunya harus menunggu pengetatan selesai,” tandas Sumarno.

Sebelumnya, Sumarno mengatakan pelaksanaan larangan mudik di wilayah Sulawesi Tengah tetap mengacu Surat Edaran (SE) Gubernur Sulteng Nomor: 550/369/Dis.hub Tentang Pengedalian Transportasi Selama Masa Idul Fitri Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Virus Corona (Covid-19).

Masyarakat bisa mudik di wilayah aglomerasi sesuai ketentuan yang ditaur dalam SE Gubernur Longki Djanggola. Wilayah aglomerasi yang diizinkan melakukan perjalan mudik yaitu Kota Palu, Sigi, Donggala dan Parigi Moutong.

Wilayah aglomerasi berikutnya ditetapkan Kabupaten Banggai, Banggai Laut dan Banggai Kepulauan. Selanjutnya Kabupaten Tolitoli dan Kabupaten Buol menjadi satu wilayah aglomerasi. Kemudian Poso dengan Tojo Unauna satu aglomerasi. Terakhir Morowali dan Morowali Utara satu aglomerasi.

Sumarno menambahkan pemerintah dalam melaksanakan keputusan harus melalui regulasi resmi. Itu artinya sebelum keluar regulasi terbaru terkait larangan mudik di semua wilayah, Dishub tetap mengacu SE Gubernur Sulteng.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas