Home Donggala

Nelayan Terima Ratusan Mobil dan Motor

TEMPEL STIKER - Bupati Donggala Kasman Lassa didampingi Kadis Perikanan Donggala, Ali Asegaf menempel stiker mobil bantuan operasional untuk nelayan di tempat pendaratan ikan Kelurahan Labuan Bajo Kecamatan Banawa. (Foto: Metrosulawesi/ Tamsyir Ramli)

Donggala, Metrosulawesi.id – Nelayan yang berada di kelurahan Labuan Bajo kecamatan Banawa, Sabtu kemarin menerima bantuan berupa mobil dan motor.

Pemberian kendaraan operasional tersebut dihadiri Bupati Donggala Kasman Lassa yang sekaligus memberikan tanda berupa stiker di dua kendaran operasional itu.

Dua kendaraan tersebut nantinya diperuntukan untuk meningkatkan pendapatan nelayan yang tersebar di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Donggala.

“Mobil ataupun motor yang diberikan itu nantinya dipergunakan nelayan membawa hasil laut ke daerah mana saja untuk menjual ikannya,” kata Kadis Perikanan Donggala, Ali Asegaf, Sabtu 8 Mei 2021 di lokasi pendaratan ikan Kelurahan Labuan Bajo.

Kata Ali, bantuan mobil atau pun motor untuk nelayan berasal dari Kementerian Kelautan melalui Dirjen Penguatan Daya Saing kemudian ditindaklanjuti lagi dengan surat bupati. Total ratusan kendaraan bantuan tersebut.

Dia merincikan untuk wilayah Kecamatan Banawa diberikan bantuan kendaraan roda empat sebanyak 30 unit dan roda dua tiga puluh lima unit.

“Ini masih tahap awal,” katanya.

Kemudian Desa Ogoamas Kecamatan Sojol mendapat 40 unit kendaraan roda empat, roda dua hanya dua puluh lima unit. Selanjutnya, Kecamatan Balaesang roda empat 25 unit, roda dua lima belas unit; Kecamatan Sirenja untuk mobil mendapat jatah 21 unit, motor dua puluh lima unit, dan terakhir Desa Enu Kecamatan Sindue kendaraan roda dua paling banyak yakni empat puluh unit, mobil hanya empat unit.

Tempat yang sama Bupati Donggala Kasman Lassa mengharapkan dengan adanya bantuan dari kementerian kelautan pendapatan nelayan di donggala bisa meningkat.

“Manfaatkan bantuan ini, tingkatkan pemasaran, bagi penjual ikan di Labuan Bajo bisa ke Palu bawa ikannya, Kecamatan Balaesang pun begitu, atau bahkan  bisa juga sampai Makassar menjual ikan,” katanya.

“Sengaja ditempel stiker di mobil dan motor, supaya tidak ada hambatan di jalan, kami adalah pedagang ikan, dan ini sudah dikoordinasi dengan Satgas di lapangan,” bebernya.

Kasman berharap agar bantuan kendaraan operasional ini nantinya tidak disalahgunakan oleh penerima bantuan.

“Kendaraan operasional ini betul-betul untuk bajual ikan saja, jangan lagi disalahgunakan, silahkan berdagang dengan keikhlasan, insya Allah dengan bekerja ikhlas pasti sukses,” pesannya.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas