SEPI PENUMPANG - Pandemi Covid dan adanya larangan mudik menyebabkan menurunnya angka penumpang. Tampak suasana pada H-10 Idul Fitri 2021 di Pelabuhan Laut Pantoloan Palu, Senin 3 Mei 2021. (Foto: Metrosulawesi/ Djunaedi)

Palu, Metrosulawesi.id – Memasuki H-10 Idul Fitri, arus penumpang melalui kapal laut di Pelabuhan Pantoloan Palu pada Senin 3 Mei 2021, menurun drastis.

Kapal Pelni, KM Labobar dari Bitung yang tiba pukul 09.15 Wita di Pelabuhan Pantoloan, Senin 3 Mei 2021 sepi dari penumpang. Padahal kedatangan kapal tersebut, merupakan kapal terakhir sebelum pemberlakuan larangan mudik.

Para penumpang yang turun pun hampir sebagian besar bukanlah warga yang tinggal di Kota Palu, melainkan warga yang tinggal di kabupaten yang berdekatan dengan Kota Palu, seperti Sigi dan Parimo, serta kabupaten Poso.

Andre salah seorang penumpang yang tiba di Pantoloan Palu, merupakan warga Kabupaten Parimo mengatakan, kondisi di atas kapal memang sangat sepi, bahkan dirinya serta beberapa rekannya bebas memilih tempat untuk tidur di sepanjang ruang ekonomi.

Dia mengaku mudik, karena tahun lebaran tahun lalu tidak pulang berlebaran bersama keluarga.

Kepala Cabang PT Pelni Palu/Donggala Dicky Dermawandi mengakui selama Maret hingga April, terjadi penurunan jumlah penumpang kurang lebih sekitar 60-70 persen. Ia juga menyebutkan rata-rata pemberangkatan hanya mencapai total 100 hingga 200 penumpang.

IPDA Nur Habib. (Foto: Istimewa)

“Sedangkan untuk pemberangkatan KM Lababor, hari ini untuk penumpang yang turun di Pelabuhan Pantoloan hanya 100 orang dan yang berangkat berjumlah 100 orang saja,” ujarnya.

“Sejak masa pandemi Covid-19, jumlah penumpang yang turun dan naik di Pelabuhan Pantoloan ini, tidak terjadi peningkatan yang signifikan,” tambahnya.

Menindaklanjuti keputusan larangan mudik, pihaknya akan menutup loket penjualan tiket.

“Pemberangkatan kapal tetap ada, tapi hanya membawa logistik saja,” pungkasnya.

Sementara itu, untuk memperlancar pelaksanaaan terkait surat edaran dari Satgas Covid-19 pusat, yang mengeluarkan aturan terkait pengetatan dan pelarangan mudik lebaran pada tahun 2021, Kepolisian Sektor (Polsek) KP3 (Kesatuan Pelaksana Pengamanan Pelabuhan) Pantoloan bersama dengan pihak terkait akan melakukan pencegahan terhadap masyarakat yang tetap akan melakuan mudik.

Kapolsek KP3 Pantoloan, IPDA Nur Habib Auliya S.Tr.K, Kepada wartawan Metrosulawesi menegaskan bahwa pihaknya siap melaksanakan pencegatan terhadap penumpang yang akan tetap melakukan mudik melalui jalur laut, bersama dengan instansi terkait.

“Untuk Polsek Kawasan Pelabuhan Pantoloan akan mendukung kebijakan dari pada pemerintah untuk memutus rantai penyebaran Covid-19,” ungkapnya.

“Puncaknya akan dilakukan pencegatan di posko terpadu pelabuhan Pantoloan dan pelabuhan Kapal Ferry Taipa, pada tanggal 6-17 Mei 2021,” ucapnya. Hanya akan ada pengiriman logistik saja

Nur Habib juga mengatakan, pihaknya juga rutin memberikan imbauan kepada seluruh masyarakat kota palu yang akan melakukan mudik lebaran tahun 2021, agar melaksanakan lebaran tahun ini di rumah masing-masing, agar tidak terjadi penyebaran Covid-19.

“Besar harapan kami masyarakat tidak melakukan perjalanan mudik, pilih tinggal dirumah, tinggal dirumah sakit , atau tinggal kenangan. Jangan mudik, sayangilah keluarga Anda,” tutupnya.

Reporter: Djunaedi
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas