Home Sulteng

Pemprov: Tak Bayar THR Akan Disanksi

12
FOTO BERSAMA - Pj Sekretris Daerah Provinsi Sulteng, Mulyono (empat dari kanan) didampingi Kepala Disnakertrans Arnold Firdaus (empat dari kiri), foto bersama perwakilan perusahaan penerima penghargaan saat peringatan May Day di Palu, Jumat, 30 April 2021. (Foto: Metrosulawesi/ Michael Simanjuntak)
  • Disnakertrans Fasilitasi Peringatan May Day di Palu

Palu, Metrosulawesi.id – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sulteng memfasilitasi pelaksanaan peringatan May Day atau Hari Buruh Internasional di Palu. Peringatan May Day dikemas dalam suasana kekeluargaan yang berlangsung di Swiss Belhotel Palu pada Jumat, 30 April sore.

May Day dihadiri perwakilan pemerintah, pelaku usaha, serta para pekerja dan serikat pekerja/buruh Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI), Koordinator Wilayah Serikat Buruh Sejahtera Insonesia (Korwil SBSI), Federasi Serikat Pekerja Nasional Indonesia (FSPNI), Front Nasional Pembela Buruh Indonesia (FNPBI), Federasi Serikat Pekerja Kimia, Energi Pertambangan Minyak, Gas Bumi dan Umum (FSKEP) Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), dan Persaudaraan Pekerja Muslim Indonesia (PPMI).

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Sulteng melalui Pj Sekretaris Daerah Mulyono, mengingatkan para pengusaha agar membayarkan Tunjagan Hari Raya (THR) sebelum H-7 atau paling lambat tanggal 6 Mei 2021. Mulyono menegaskan ada sanksi bagi pengusaha yang tidak membayarkan THR pekerja/buruh.

“Pemberian THR merupakan kewajiban yang harus dilaksanakan oleh pengusaha kepada pekerja/buruh. Ada sanksi kalau tidak melaksanakan kewajiban tersebut dari teguran tertulis sampai penghentian usaha,” tegasnya.

Mulyono mengimbau pekerja/buruh melapor apabila perusahaan tidak membayarkan THR. Laporan bisa disampaikan ke Posko Pengaduan THR di Kantor  Pembinaan Hubungan Industrial dan Pengawasan Ketenagakerjaan Disnakertrans Provinsi Sulteng Jalan Mohammad Yamin Palu.

Mulyono bersama Kepala Disnakertrans Provinsi Sulteng, Arnold Firdaus berkesempatan menyerahkan penghargaan kepada beberapa perusahaan kategori penerapan dan pencegahan Covid-19 di tempat kerja serta kategori perusahaan dengan angka kecelakaan nihil.

Kepala Bidang Pembinaan Hubungan Industrial dan Pengawasan Ketenagakerjaan Disnakertrans Provinsi Sulteng, Joko Pranowo, melaporkan penghargaan perusahaan kategori penerapan dan pencegahan Covid-19 di tempat kerja diberikan kepada PT Wijaya Karya dalam proyek pembagunan PLTU Palu 3 kategori platinum.

Kepada PT Waskita Karya dalam proyek pembangunan huntap dan prasarana pascabencana di Sulteng dengan penghargaan kategori gold. PT Waskita Karya dalam proyek rehabilitasi dan rekonstruksi bangunan kantor Kejaksaan Tinggi di Palu dengan penghargaan kategori silver.

Sementara itu, kategori perusahaan kecelakaan nihil (zero accident) diberikan kepada PT Panca Amara Utama, pabrik pengolahan ammonia di Kabupaten Banggai, dengan angka 1.046.976 jam kerja orang tanpa kecelakaan kerja. Kemudian PT PLN UP3 Palu, dengan angka 348.160 jam kerja orang tanpa kecelakaan kerja.

Serta PT Adhi Karya pada pembangunan tanggul teluk palu, dengan angka 186.876 jam kerja orang tanpa kecelakaan kerja. Pembagian 200 paket sembako secara simbolis juga diberikan kepada pekerja/buruh yang terkena PHK akibat pandemi Covid-19. Peringatan May Day diakhiri dengan buka puasa bersama.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas