Home Donggala

Pemerintah Desa Bale Gelar Pembekalan Teknik Pendataan SDGs

7
BAWAKAN MATERI - Kasi Pembangunan Kecamatan Tanantovea bersama tenaga Ahli yang memberikan pembekalan teknik pendataan SDGs. (Foto: Istimewa)

Donggala, Metrosulawesi.id – Sustainable Development GoalsĀ (SDGs) Desa adalah upaya terpadu mewujudkan Desa tanpa kemiskinan dan kelaparan, desa ekonomi tumbuh merata, Desa peduli kesehatan, Desa peduli lingkungan, Desa peduli pendidikan, Desa ramah perempuan, Desa berjejaring dan Desa tanggap budaya untuk percepatan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan.

Dalam rangka mensukseskan program tersebut, Pemerintah Desa Bale, Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala, Kamis, 29 April 2021, medio pekan kemarin, telah melaksanakan pembekalan mengenai teknik pendataan Program SDGs Desa Tahun 2021.

Pembekalan itu, dilakukan terhadap sepuluh orang petugas pendata dan pengimput termasuk untuk pihak Pemerintah Desa Bale sendiri. Sementara yang memberikan pembekalan, Syafaat Tenaga Ahli dari Kabupaten Donggala dan Zulkifli dari Provinsi Sulawesi Tengah.

Turut hadir dalam kegiatan itu, Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa dan Ketua BPD Desa Bale, serta Kepala Seksi (Kasi) Pembangunan, Kecamatan Tanantovea, Uswatun Hasanah yang sekaligus dipercayakan membuka kegiatan itu.

Dalam sambutannya, Uswatun Hasanah, berharap agar proses pendataan SDGs Desa dapat berjalan maksimal dan selesai sesuai waktu yang telah ditentukan. Kemudian dengan pendataan ini juga diharapkannya agar perencanaan Pemerintah Desa kedepan dapat berjalan maksimal.

“Tentunya sesuai dengan kebutuhan desa dan arah pembangunan nasional,” singkatnya.

Sementara itu, Adam, selaku Kepala Desa Bale, mengatakan pembekalan SDGs Desa yang dilaksanakan tetap mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 59 tahun 2017 tentang tujuan pembangunan berkelanjutan nasional. Dimana, dalam Perpres disebutkan ada 17 tujuan pembangunan berkelanjutan nasional, kemudian SDGs desa menambahkan satu tujuan lagi, sehingga totalnya ada 18 tujuan pembangunan berkelanjutan desa.

“Diantaranya, Desa Tanpa Kemiskinan, Desa Tanpa Kelaparan, Desa Sehat dan Sejahtera, Pendidikan Desa Berkualitas, Keterlibatan Perempuan Desa, Desa Layak Air Bersih dan Sanitasi serta Kelembagaan Desa Dinamis dan Budaya Desa Adapti,” sebutnya.

Dikatakan Adam, dalam kegiatan pendataan SDGs Desa, Pemerintah Desa Bale mengalokasikan dana sebesar Rp 28.385.000. Dana itu, telah dituangkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Bale Tahun 2021. Proses pendataan akan dilakukan di Lima Dusun, Sepuluh RT yang ada di Desa Bale.

“10 orang petugas yang akan melakukan pendataan dan pengimputan, mereka adalah delapan Ketua RT di desa Bale, sementara dua lagi adalah perwakilan perempuan. Harapan kami semoga proses pendataan SDGs Desa Bale, berjalan lancar dan memberi hasil yang bagi Pemerintah dan masyarakat Desa Bale,” tutupnya.

Reporter: Sudirman

Ayo tulis komentar cerdas