Home Palu

Tolak Divaksin akan Kena Sanksi

Ansyar Sutiadi. (Foto: Metrosulawesi/ Moh Fadel)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, H. Ansyar Sutiadi mengungkapkan, belum lama ini pihaknya telah mengeluarkan Surat Edaran (SE) terkait proses pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM).

“Pada SE tersebut ditegaskan untuk tenaga pendidik (Guru) yang tidak di vaksin tanpa alasan medis atau tidak menginginkan menerima vaksinasi, tidak dapat melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka, dan akan diberikan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku,” kata Ansyar, di Palu, belum lama ini.

Selain itu, kata Ansyar, pelaksanaan tatap muka serentak dilaksanakan pada 3 Mei 2021, dengan ketentuan bahwa guru yang dapat melaksanakan KBM tatap muka hanyalah Guru yang telah divaksin lengkap, tahap satu dan dua.

“Tetapi bagi Guru yang belum lengkap divaksin, karena alasan medis, tidak dapat melaksanakan KBM secara tatap muka. Melainkan hanya dapat melaksanakan KBM secara daring dan luring, namun hal itu harus di buktikan dengan surat keterangan dari kepala Puskesmas,” ujarnya.

Ansyar mengatakan, kepala sekolah diwajibkan untuk melakukan pengawasan dan pembinaan selama pelaksanaan KBM tatap muka dengan berpedoman pada SE Kadisdikbud tentang Prosedur Operasional Tetap (Protap) tatanan kehidupan baru di satuan pendidikan SD, SMP dan SPNF.

“KBM tatap muka selama bulan Ramadan akan di mulai pukul 08.00-10.00 untuk jenjang SD tingkat kelas 1 dan 2, untuk tingkat kelas 3 sampai kelas 5 juga akan dilaksanakan pada pukul 08.00 sampai pukul 10.00. Kemudian untuk jenjang SMP, tingkat kelas VII dan VIII akan dimulai pada pukul 08.00-11.00 lebih 30 menit,” ungkapnya.

Reporter: Moh. Fadel

Ayo tulis komentar cerdas