Home Palu

Guru Usia 50 Tahun Bakal Dilatih TIK

H. Ansyar Sutiadi. (Foto: Metrosulawesi/ Moh Fadel)

Palu, Metrosulawesi.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Palu, dalam waktu dekat akan melatih para guru yang berusia 50 tahun keatas, dalam mengunakan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Hal ini dalam rangka menghadapi ujian Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Demikian dikatakan Kepala Disdikbud Palu, H. Ansyar Sutiadi, melalui ponselnya, belum lama ini.

“Biasanya guru yang usia 50 tahun itu biasanya tidak bisa mengoperasikan komputer, sebab pelaksanaan seleksi PPPK itu berbasis TIK, olehnya itu dalam waktu dekat kami akan latih mereka, karena kami ingin mendorong mereka bisa juga lolos PPPK,” ujarnya.

Ansyar juga mengimbau para guru honorer yang sudah terdaftar di Dapodik agar bersiap-siap untuk mengikuti rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), sebab dalam waktu dekat pendaftarannya bakal dibuka.

“Dalam waktu dekat akan dibuka pendaftaran. Jadi perlengkapan administrasi harus disiapkan, kemudian persiapkan diri sebab basisnya seleksi tidak diangkat langsung, tetapi setelah lulus seleksi nanti langsung mendapatkan fasilitas setara ASN. Hanya satu berbeda tidak mendapat pensiun. Namun tidak menutup kemungkinan akan mendapatkan pensiun,” jelas Ansyar, di ruang kerjanya, belum lama ini.

Menurut Ansyar, PPPK setara dengan ASN sehingga bisa menjadi kepala sekolah, yang penting Guru Penggerak.

“Jadi saya berharap para guru honorer persiapkan diri karena basisnya itu melalui Computer Assisted Test (CAT), nanti langsung muncul nilai sehingga tidak ada yang saling protes, lulusnya murni, ” ungkapnya.

Selain itu, Ansyar mengingatkan kepada Guru Honorer jangan mudah terpengaruh atau percaya dengan orang yang suka memberikan iming-iming agar bisa lolos PPPK, orang seperti itu jangan pernah diterima.

“Ujung-ujungnya nanti mereka minta uang, mereka tidak bisa membantu kalian sebab seleksinya begitu ketat, yang tentukan langsung adalah pusat. Jadi persiapkan, sudah banyak contoh-contoh soal atau kisi-kisi untuk dipelajari di internet,” ujarnya.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas