Home Sulteng

Disnakertrans: THR Sebesar Satu Bulan Gaji

Joko Pranowo. (Foto: Metrosulawesi/ Michael Simanjuntak)

Palu, Metrosulawesi.id – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Sulteng mengingatkan kewajiban perusahaan untuk membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi pekerja/buruh. Pekerja/buruh yang berhak menerima THR yang telah mempunyai masa kerja minimal satu bulan. Selain itu, pekerja/buruh yang mempunyai hubungan kerja dengan pengusaha berdasarkan perjanjian kerja waktu tertentu atau tidak tertentu.

Kepala Bidang Pembinaan Hubungan Industrial dan Pengawasan Ketenagakerjaan Disnakertrans Sulteng, Joko Pranowo, mengungkapkan pihaknya telah menerima Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja Nomor M/6/HK.04/IV/2021 Tentang Pelaksanaan Pemberian THR Keagamaan Tahun 2021 bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan.

“THR hak pekerja/buruh dan menjadi kewajiban perusahaan. Besarannya sudah ditentukan satu bulan upah (gaji) bagi pekerja/buruh yang mempunyai masa kerja 12 bulan secara terus menerus atau lebih,” ungkap Joko, Selasa, 20 April.

Dia mengatakan sesuai edaran, pembayaran THR tahun ini harus secara full, tidak bisa mencicil. Bagai pekerja/buruh dengan masa kerja satu bulan secara terus menerus tapi kurang dari 12 bulan diberikan THR secara proporsional.

Bagi perusahaan yang tidak mampu membayar THR dampak pandemi Covid-19, gubernur dan bupati/wali kota memberikan solusi agar perusahaan dan pekerja/buruh berdialog untuk mencapai kesepakatan.

Namun tak serta merta alasan dampak Covid bisa dijadikan perusahaan untuk tak membayar THR. Sebab perusahaan diharuskan bisa membuktikan ketidakmampuan membayar THR secara tepat waktu berdasarkan laporan keuangan internal perusahaan.

“Kalau tidak terdampak (pandemi Covid-19) masa tidak bisa membayar (THR),” ujar Joko.

Dia menambahkan sampai saat ini ada 112.738 pekerja/buruh yang bekerja di 3.559 perusahaan di Sulteng. Diketahui, Disnakertrans telah membuka posko pengaduan THR di Kantor  Pembinaan Hubungan Industrial dan Pengawasan Ketenagakerjaan Disnakertrans Sulteng jalan Mohammad Yamin Jalan Palu.

Joko mengatakan posko THR siap menerima aduan 24 jam melalui empat kontak yang telah tentukan. Kontak pertama melalui Syaiful dengan nomor 085394276500. Kedua Rifai dengan nomor 085256617033. Ketiga melalui Andawiah dengan nomor 081341189677. Keempat melalui Novianthi dengan nomor 082345888859.

“Tujuan posko pengaduan agar para tenaga kerja/karyawan bisa melaporkan apabila ada perusahaan yang tidak membayarkan THR, silakan melapor,” kata Joko.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas