DAFTAR MUDIK GRATIS - Tampak masyarakat saat mendaftar mudik gartis di Kantor Dishub Sulteng Jalan Kartini Palu, Senin, 9 Desember 2019. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepastian program mudik gratis milik Pemerintah Provinsi Sulteng masih menunggu keputusan. Kepala Bidang Angkutan Jalan, Keselamatan dan Perkeretaapian Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sulteng, Sumarno, mengungkapkan pihaknya belum bisa mengambil keputusan karena harus terlebih dahulu menghadap kepada Gubernur H Longki Djanggola.

“Masih ada programannya (mudik gratis), masih tanda tanya, belum dihapuskan, tapi belum ada juga actionnya,” ungkap Sumarno di Palu, Selasa, 20 April 2021.

Status mudik gartis Pemprov Sulteng belum bisa diputuskan karena masih menunggu aturan pelaksanaan teknis terkait larangan mudik pada 6-17 Mei 2021. Dishub Provinsi Sulteng tinggal menunggu petunjuk Gubernur Sulteng dalam waktu dekat ini.

“Mungkin pekan depan sudah ada keputusan kepastian terkait mudik gratis,” pungkas Sumarno.

Diberitakan, sampai saat ini Dishub Provinsi Sulteng masih memprogramkan mudik gratis dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1442 H/2021 dan Natal Tahun Baru. Pemprov Sulteng melalui Dishub kembali memprogramkan mudik gratis setelah sempat ditiadakan pada 2020. Sumarno mengungkapkan mudik gratis disiapkan dua kali dalam tahun ini.

“Tahun ini kembali kita laksanakan mudik gratis pada Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Natal-Tahun Baru,” ungkapnya kepada Metrosulawesi, Rabu, 24 Februari 2021.

Saat itu dia menjelaskan mudik gratis diputuskan kembali diadakan setelah mengamati situasi pandemi virus corona (Covid-19) yang mulai menurun di daerah ini. Selain itu, meningkatnya kesadaran dan ketaatan masyarakat menerapkan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19 menjadi pertimbangan utama.

“Karena kita melihat kondisi Covid-19, terutama juga sudah mulai ada vaksin,” jelas Sumarno.

Namun demikian, Sumarno memastikan pelaksanaan mudik gratis akan mensyaratkan penerapan prokes secara ketat, salah satunya wajib memakai masker. Namun untuk syarat melakukan rapid antibodi atau rapid antigen tergantung aturan yang berlaku saat pelaksanaan mudik gratis.

Sumarno mengatakan belum ditetapkan kuota dan jumlah bus serta tujuan mudik gratis Lebaran Idul Fitri dan Natal. Penetapannya direncanakan sebulan sebelum hari H Idul Fitri dan Natal.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas