Home Palu

Berharap Gubernur Tegur Kadinkes Adi Sujendra

Mahmud Matangara. (Foto: Istimewa)
  • Ketua PWI: Jangan Tunjukkan Sikap Arogan kepada Wartawan

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Sulteng, Komang Adi Sujendra, memperlihatkan arogansi jabatan saat ingin diwawancarai wartawan Metro Sulawesi di Kantornya di Jalan Kartini Palu, Senin, 19 April 2021.

Wartawan Metro Sulawesi yang datang bersama satu rekannya ingin melakukan wawancara terkait perkembangan vaksinasi Covid-19 di daerah ini. Tiba sekitar 09.30 WITA di Lantai II Kantor Dinkes Provinsi Sulteng, keduanya melapor kepada staf Kadinkes Komang Adi Sujendra, sekaligus minta izin untuk melakukan wawancara.

Oleh staf Kadinkes bernama Nita menjawab agar menunggu karena pimpinannya sedang melayani tamu. Setelah menunggu hampir satu jam, Nita menemui kedua wartawan di ruang tunggu. Nita memberitahukan Kadinkes Komang Adi Sujendra sudah bisa ditemui namun hanya melayani satu wartawan.

“Silakan masuk pak, tapi bapak (Kadinkes Komang Adi Sujendra) bilang Mercusuar saja,” ucap Nita.

Mendengar penyampaian tersebut, wartawan Metro Sulawesi melakukan konfirmasi kepada Nita untuk mencari tahu alasan Kadinkes Komang Adi Sujendra. Namun Nita kembali menyampaikan pernyataannya berdasarkan perintah Adi Sujendra yang hanya mau melayani satu wartawan.

“Saya sudah bilang ke bapak, cuma bapak bilang satu saja, karena tidak mau dua orang,” ujar Nita.

Menanggapi hal ini, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulteng, Mahmud Matangara, menyesalkan sikap Kadinkes Komang Adi Sujendra. Ketua PWI menegaskan seorang kepala dinas harusnya fleksibel melayani wartawan.

“Tidak boleh seorang kadis (kepala dinas) membeda-bedakan media apa saja, sepanjang berkompeten, apalagi saya tahu Metro Sulawesi sudah terverifikasi administrasi dan faktual, termasuk wartawan yang datang sudah berkompeten,” tegas Mahmud.

“Kadis sama dengan seorang publik figur yang dalam keseharian harus selalu memberikan yang terbaik untuk kepentingan masyarakat, apakah itu melalui corong jurnalis lewat tulisan sehingga kinerja mereka (kadis) dapat terpantau,” tambahnya.

Mahmud berencana menemui Gubernur Sulteng, Drs H Longki Djanggola, untuk menyampaikan secara lisan terkait hal ini. Dia mengharapkan gubernur agar menegur Kadinkes Komang Adi Sujendra. Tujuannya agar hal serupa tidak terulang lagi kepada awak media yang ingin melakukan wawancara.

“Bapak gubernur kita harapkan bisa mengatur para kadis agar selalu dekat dengan wartawan. Janganlah sikap-sikap arogan ditunjukkan kepada wartawan dalam keseharian mereka (kadis) melakukan tugas,” pungkas Ketua PWI Sulteng.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas