Ansyar Sutiadi. (Foto: Metrosulawesi/ Moh Fadel)
  • Alur Pendaftaran Dilakukan Luring

Palu, Metrosulawesi.id – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di jenjang SD-SMP wilayah Kota Palu masih tetap menerapkan sistem zonasi sesuai Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud RI).

Demikian dikatakan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Ansyar Sutiadi, di ruang kerjanya, Jumat, 16 April 2021.

“Kami nanti akan melaporkan kepada Pak Wali Kota yang baru terkait kebijakan zonasi ini. Karena dalam PPDB itu harus menerbitkan Peraturan Wali Kota untuk pembagian zonasinya. Hal ini akan kami segera laporkan kepada pimpinan seperti apa mekanisme zonasi nantinya,” kata Ansyar.

Ansyar mengungkapkan, untuk alur pendaftaran diupayakan dilaksanakan secara tatap muka, karena pendaftaran online itu sekolah harus menyiapkan aplikasi yang lebih bagus lagi. Tahun lalu, beberapa sekolah menggunakan aplikasi secara online dalam pendaftarannya ternyata menimbulkan beberapa masalah, disebabkan aplikasinya belum berjalan dengan baik.

“Kita harus siapkan aplikasi yang betul-betul bisa diakses oleh masyarakat dan memudahkan pendaftar. Contohnya ketika siswa itu tidak berada di zonasi tersebut kemudian mereka coba masuk, maka kita berharap aplikasi itu langsung memberi tahu kepada yang melakukan pendaftaran itu bahwa tidak sesuai zonasi, bahkan langsung di-over ke sekolah sesuai zonasinya,” ujarnya.

Namun kata Ansyar, aplikasi yang digunakan oleh beberapa sekolah ternyata tidak bisa melakukan itu.

“Olehnya itu nanti akan dicoba membuat aplikasi seperti itu dulu. Jika aplikasinya sudah siap baru akan dilaksanakan PPDB berbasis daring,” jelasnya.

“Kita harapkan PPDB diadakan secara luring atau pendaftaranya bisa langsung ke sekolah-sekolah dengan tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat,” katanya.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas