Home Poso

Kapolres Poso Minta Jangan Sebar Hoax Kasus Nugi

16
AKBP Rentrix Ryaldi Yusuf, S.I.K. (Foto: Istimewa)

Poso, Metrosulawesi.id – Kepolisian Sektor Pamona Selatan bersama TNI dan unsur terkait serta warga masyarakat telah melakukan pencarian seorang anak bernama Nugi Rantaola berumur 3 tahun alamat Desa Tolambo Kecamatan Pamona Tenggara Kabupaten Poso yang telah menghilang dari rumahnya selama 2 minggu.

Pada hari Minggu tanggal 11 April 2021 sekitar pukul 10.00 Wita, korban akhirnya berhasil ditemukan oleh masyarakat oleh Papa Rut bersama kedua anaknya yang hendak pergi ke kebun untuk memetik buah cabai.

Salah seorang anaknya Papa Rut bernama Reski mencium bau bangkai dan setelah mencari di sekitar lokasi tersebut selama 5 menit,  kira-kira jarak 4 meter dari jalan setapak, Papa Rut menemukan jasad anak kecil diduga anak Nugi Rantaola yang dicari selama ini.

Atas kejadian ini, Polsek Pendolo yang dibantu oleh Satreskrim Polres Poso melakukan penyelidikan meninggalnya anak Nugi Rantaola untuk menentukan penyebab kematiannya.

Kapolres Poso AKBP Rentrix Ryaldi Yusuf, S.I.K, kepada wartawan Jumat 16 April 2021 menyampaikan bahwa saat ini kepolisian masih melakukan proses penyelidikan dengan melakukan olah TKP, mengumpulkan bukti-bukti termasuk memeriksa beberapa saksi yang diduga mengetahui kejadian hilangnya anak Nugi.

Sampai dengan saat ini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka. KapolresĀ  berharap kepada seluruh masyarakat untuk tidak lagi menginformasikan berita-berita hoax melalui media sosial terkait meninggalnya anak Nugi Rantaola, karena sampai dengan saat ini pihak kepolisian belum menetapkan motif maupun pelaku dalam kasus ini.

“Jangan main hakim sendiri di media sosial, mari gunakan medsos secara bijak. Percayakan kepada pihak kepolisian untuk melakukan proses penyelidikan untuk membuat terang kasus meninggalnya anak Nugi demi tegaknya hukum yang berkeadilan,” ujar Kapolres Poso.

Reporter: Saiful Sulayapi
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas