Home Palu

Kadisdikbud: PTM Dilaksanakan 3 Mei 2021

10
SIMULASI - Sejumlah siswa di salah satu SMP di Palu, saat mengikuti simulasi PTM, belum lama ini. (Foto: Metrosulawesi/ Moh Fadel)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Ansyar Sutiadi mengungkapkan, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di jenjang SD dan SMP di Kota Palu bakal dilaksanakan pada 3 Mei 2021.

“Sebenarnya target dibukanya PTM 1 Mei, namun karena dilihat kalender hari itu waktu libur kemudian esok harinya 2 Mei hari Minggu atau Ahad, sehingga diputuskanlah 3 Mei PTM akan dilaksanakan,” kata Ansyar, di ruang kerjanya, Jumat, 16 April 2021.

Namun kata Ansyar, ada ketentuan yang diberlakukan dalam melaksanakan PTM tersebut yakni guru yang mengajar di sekolah itu wajib sudah selesai divaksin. Ketika ada guru yang belum tervaksin, maka yang bersangkutan tidak bisa mengajar secara tatap muka, sehingga akan dibantu oleh kepala sekolah.

“Namun jika tidak cukup gurunya, karena ada beberapa kasus sedikit berat, maka guru itu mengajar secara online. Jadi sebagian yang mengajar secara online, karena syarat untuk PTM itu guru wajib divaksin,” ujarnya.

Ansyar mengaku hanya sebagian guru saja yang mengajar secara online, rata-rata sesuai data yang ada di Disdikbud sebagian besar para guru sudah menjalani vaksinasi itu.

“Guru yang mengajar secara online ini kerena alasan medis seperti hamil dan lainnya, sebab rata-rata guru-guru kami di Palu ini perempuan,” ungkapnya.

Bahkan kata Ansyar, sesuai komunikasinya dengan Dinas Kesehatan Palu, bahwa tingkat kasus Covid-19 di Palu melandai, terakhir tinggal lima yang positif. Selain itu tingkat kesembuhan tinggi, yakni 26 orang. Kemudian tingkat vaksinasi guru juga tinggi saat ini.

“Jadi kembali saya tegaskan yang boleh mengajar guru yang telah melakukan vaksinasi. Jika belum melakukan vaksin, belum boleh mengajar, mengajarnya boleh daring. Bahkan kesiapan sarana prasarana untuk memutus matarantai penyebaran Covid-19, seperti tempat cuci tangan, handsanitaizer dan lainnya sudah siap semua,” ujarnya.

Ansyar mengatakan, komitmen orang tua juga telah dibuktikan dengan surat pernyataan orang tua, bahkan guru juga diminta komitmen.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas