Home Palu

Bus Borlindo Belum Mohonkan Pertimbangan Teknis

12
Sumarno. (Foto: Metrosulawesi/ Michael Simanjuntak)
  • Hanya Tembusan dari Dishub Palu

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Bidang Angkutan Jalan, Keselamatan dan Perkeretaapian Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Sulteng, Sumarno, mengungkapkan sampai saat ini perusahaan otobus (PO) Borlindo, belum memiliki rekomendasi pertimbangan teknis dari Gubernur Sulawesi Tengah. Diketahui, bus Borlindo telah beroperasi melayani perjalanan Palu-Makassar dan sebaliknya sejak beberapa waktu lalu.

“Ada tembusan dari Dishub Kota Palu, tapi sifatnya hanya memberitahu. Sekarang yang ditunggu sikap provinsi atas tembusan itu, kami tidak bisa berbuat apa-apa, karena hanya tembusan. Tembusan hanya kita baca saja karena rekomendasinya juga hanya UDk (untuk diketahui), bukan untuk ditindaklanjuti,” ungkap Sumarno, Rabu, 14 April 2021.

“Harus dari pihak yang bersangkutan (Borlindo) bermohon kembali seperti yang dimohonkan ke kota (Dishub Palu),” tambahnya.

Dia mengatakan manajemen bus Borlindo belum kunjung memasukkan permohonan rekomendasi pertimbangan teknis ke Dishub Provinsi Sulteng. Untuk permohonannya wajib dilakukan oleh pihak Borlindo.

“Harus yang bersangkutan (Borlindo) yang bermohon rekomendasi, masa Dishub Kota yang mengurus pengusaha. Harusnya dibuat dua permohonan, satu ke kota, satu ke provinsi. Dua-dua halnya sama, minta pertimbangan teknis,” ujar Sumarno.

Dishub Provinsi Sulteng kata Sumarno masih menunggu permohonan dari pihak Borlindo. Untuk pengurusan rekomendasi pertimbangan teknis dipastikan tidak membutuhkan waktu lama.

“Tidak susah kok, surat satu lembar saja, tandantangani dan cap sebagai permohonan rekomendasi pertimbangan teknis. Tidak ada biaya dan tidak akan ada macam-macam. Kita menunggu saja karena memang harus mematuhi aturan yang berlaku,” tandas Sumarno.

Sebagaimana diberitakan, PO Borlindo beroperasi belum memiliki pertimbangan teknis dari Gubernur Sulawesi Tengah melalui Dishub Provinsi Sulteng.

“Secara aturan belum boleh (beroperasi) karena belum ada pertimbangan teknis dan rekomendasi. Itu (Borlindo) AKAP (angkutan kota antar provinsi) jadi gubernur yang memberikan rekomendasi,” beber Sumarno, Selasa, 30 Maret 2021.

Dia mengatakan PO asal Makassar itu kemungkinan mendapat rekomendasi baru dari Dishub Kota Palu. Namun selain dari Dishub Palu, rekomendasi juga harus dimiliki dari Dishub Provinsi Sulteng. Itu karena operasional Bus Borlindo melayani angkutan antar kota antar provinsi.

“Harus dua-dua, pemerintah kota dan pemerintah provinsi. Pemerintah kota berkaitan dengan tujuan akhir di Kota Palu. Kalau pemerintah provinsi berkaitan dengan antar provinsi Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah. Itu kaitannya, aturannya begitu,” ujar Sumarno.

“Pemda Kota Palu memang wajib hukumnya memberikan rekomendasi, diizinkan atau tidak, kalau diizinkan berarti rekomendasi keluar. Kalau rekomendasi tidak keluar berarti tidak diizinkan dengan keterangan alasan,” pungkas.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas