Home Hukum & Kriminal

Rumah Oknum Polisi di Anoa II Disita Jaksa

24
BARANG BUKTI - Penyidik Kejari Palu memasang pemberitahuan dan pita pengamanan saat melakukan penyitaan tanah dan bangunan di jalan Anoa II, Selasa 13 April 2021. (Foto: Dok Kejari)
  • Terkait Dugaan Korupsi Pembebasan Lahan Jembatan Lalove

Palu, Metrosulawesi.id – Penyidik Kejaksaan Negeri Palu, telah menyita tanah dan bangunan yang menjadi objek perkara pada kasus dugaan tindak pidana korupsi pembebasan lahan pelebaran jalan Anoa II, Kota Palu, yang beralamat di jalan Anoa II, sejak tanggal 8 April 2021.

“Hari ini (Kemarin-red) penyidik Kejari Palu memasang garis pengaman pada tanah dan bangunan yang telah disita berdasarkan surat perintah penyitaan Kepala Kejaksan Negeri Palu nomo: 689/P.2.10/FD.1/D4/2021 tertanggal 8 April 2021,” kata Kepala Seksi (Kasi) Intelijen Kejari Palu, Greafik SH MH saat ditemui Metrosulawesi di ruang kerjanya, Selasa 13 April 2021.

Grafik mengatakan, penyitaan tanah dan bangunan di jalan Anoa II tersebut merupakan tindak lanjut dari kegiatan penyidikan yang dilakukan oleh penyidik Kejari Palu sebelumnya, yang sudah melakukan penyitaan terhadap Sertifikat Hak Milik (SHM) dari tanah dan banguan tersebut.

“Tanah dan bangunan yang disita itu akan dipergunakan sebagai barang bukti dan akan dilampirkan dalam berkas perkara yang telah dilengkapi oleh penyidik pada Kejari Palu,” ujarnya. 

Pantauan Metrosulawesi, tanah dan bangunan yang menjadi objek perkara dalam kasus dugaan Tipikor yang menjerat mantan kepada Dinas Penataan Ruang dan Pertanahan Kota Palu berinisial DG, telah dipasang spanduk (papan pemberitahuan) yang ditempel di dinding rumah dan pita pengemanan yang disilang di depan pintu dan juga pada bagian depan rumah. Dalam kasus ini, penyidik Kejari Palu telah menetapkan 3 orang tersangka. Ketiga tersangka tersebut masing-masing  berinisial DG, mantan pengguna anggaran pada Dinas Penataan Ruang dan Pertanahan Kota Palu, FD mantan pejabat pada Dinas Penataan Ruang dan Pertanahan Kota Palu, dan NN.

Reporter: Salam Laabu – Sudirman

Ayo tulis komentar cerdas