Home Palu

Rekrutmen CPNS-PPPK Akhir Mei

Supardi. (Foto: Dok Metrosulawesi)
  • Pusat Dapat 83 Ribu Formasi, Daerah 1,1 Juta

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Donggala di Palu, Supardi, mengungkapkan Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) RI, Tjahjo Kumolo, telah mengeluarkan keputusan nomor 302 tahun 2021 terkait kebutuhan pegawai aparatur negara.

Menpan-RB memberikan jatah rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPKK) untuk pemerintah pusat dan daerah dengan total formasi 1.275.387.

Untuk pemerintah pusat sebanyak 83.669 formasi dengan rincian CPNS 57.547 formasi dan PPPK 26.122. Sedangkan untuk pemerintah daerah sebanyak 1.191.718 formasi dengan rincian CPNS 119.094 dan PPPK 1.072.624 formasi.

“Sudah tertuang dalam surat keputusan Menpan, tapi baru formasi,” ungkap Supardi, Selasa, 13 April 2021.

Supardi mengatakan Kemenpan-RB belum melampirkan jadwal resmi untuk pelaksanaan rekrutmen. Namun perencanaan telah ditetapkan untuk pelaksanaan rekrtumen CPNS-PPPK akan dimulai akhir Mei 2021.

“Sudah ada ancang-ancang, pembukaan diperkirakan mulai akhir Mei, tapi tanggal pasti belum ada,” ujar Supardi.

Disebut, pengumuman pembukaan hingga pelaksanaan test akan berlangsung sekitar dua bulan. Pelaksanaan ujian dengan sistem CAT (Computer Assisted Test) akan berlangsung pada Juli.

Supardi mengaku pihaknya selalu siap kapanpun rekrutmen CPNS-PPPK dilaksanakan nantinya. Diimbau masyarakat bersabar menunggu kepastian rekrutmen tersebut sambil menyiapkan dokumen yang diperlukan untuk mendaftar CPNS atau PPPK.

Diketahui, BKN Donggala di Palu yang beralamat di Jalan Bantilan Nomor 20 memiliki 54 komputer untuk pelaksanaan test CAT CPNS-PPPK.

“Untuk saat ini jumlah komputer kami sebanyak 54 pc, tapi yang on 50 pc, sisanya 4 pc cadangan,” kata dia.

Karena pelaksanaan rekrutmen masih di tengah pandemi Covid-19, BKN Donggala di Palu juga telah menyiapkan sarana/prasarana pendukung untuk penerapan protokol kesehatan pencegahan virus corona.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas