Home Palu

Menarik, Tiga Buku Karya Kepsek SDN Poboya Langsung Punya ISBN

14
FOTO BERSAMA - Kepala SDN Poboya, Dadang Rahman Sidiq, saat memberikan secara simbolis buku yang dibuatnya kepada Kadisdikbud Palu Ansyar Sutiadi, di ruang Kadisdikbud Palu, Selasa, 13 April 2021. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Kesibukan sebagai Kepala Sekolah (Kepsek), tak membuat Dadang Rahman Sidiq melupakan hobinya. Ia cukup produktif di dunia tulis menulis dan literasi, sehingga saat ini bukunya telah diluncurkan dan langsung memiliki International Standard Book Number (ISBN) dari Perpustakaan Nasional.

Tak tangung-tanggung, tiga buku sekaligus karya Kepala SD Negeri Poboya ini keluar langsung memiliki ISBN.

“Saya bersyukur karena tiga buku yang saya buat sudah ber-ISBN, artinya sudah ada legalitasnya untuk dibaca dan sebar,” kata Dadang, melalui ponselnya, Selasa, 13 April 2021.

Dadang mengatakan, tiga buku yang dibuatnya adalah pertama Perjuangan Yojo Dalam Menghadapi Tsunami dan Gempa di Kota Palu, kedua, Kelor Si Tabib Muda dari Hutan Poboya, buku ketiga Mudahnya Belajar Gaya dengan Haka Bopada.

“Ada beragam variasi buku, salah satunya buku cerita anak bergambar, kemudian buku berupa media lebih cenderung untuk guru-guru, dan alhamdulillah buku ini telah disimpan di Perpustakaan Nasional Jakarta,” ujarnya.

Menurut Dadang, buku yang berjudul Yojo dan Si Kelor merupakan Buku cergam (cerita bergambar), dibuat untuk bacaan anak yang cocok dijadikan sebagai buku literasi di Perpustakaan sekolah. Sementara buku yang judulnya Si Haka Bodapa, buku yang ditulis dalam bentuk penelitian tindakan kelas yang diperuntukkan untuk guru.

“Untuk pencetakan pertama baru sekitar 50 buku, dan rencananya saya akan berikan ke Wali Kota Palu, Kadisdikbud Palu, Kabid SD, kemudian Kepala Perpustakaan Daerah Sulteng,” katanya.

Dadang berharap, buku ini bermanfaat untuk para siswa dan guru serta masyarakat dalam meningkatkan budaya literasinya.

Menanggapi buku itu, Kepala Disdikbud Palu, Ansyar Sutiadi mengaku, bangga kepada Kepala SDN Poboya yang telah membuat buku langsung ber-ISBN.

“Saya sangat bangga kepada Pak Dadang sebagai seorang guru, yang sudah mampu menulis buku. Hal ini yang selalu kami sampaikan kepada sejumlah guru dalam mengimplementasikan program literasi, kita berharap para guru di Palu mampu menulis buku,” ungkapnya.

Ansyar megatakan, telah menerima buku dari Kepala SDN Poboya, tentunya hal ini suatu kebanggaan dan salah satu bentuk keberhasilan dalam peningkatakan kompetensi kapasitas kepsek tersebut.

“Bahkan saat ini pak Dadang sedang berjuang untuk menjadi Kepsek Penggerak,” ungkapnya.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas