Home Palu

Mei, Target Vaksinasi Untad Selesai

16
dr Ketut Suarayasa. (Foto: Metrosulawesi/ Michael Simanjuntak)

Palu, Metrosulawesi.id – Vaksinasi Covid-19 bagi ribuan dosen, pegawai dan tenaga pendidik di lingkungan Universitas Tadulako (Untad), ditarget selesai paling lambat pada Mei mendatang. Hal ini diungkapkan Ketua Satgas Covid-19 Untad, Dr dr Ketut Suarayasa M.Kes di Palu, Senin, 12 April 2021.

“Kita berharap April ini sudah selesai, kalau belum bulan Mei, habis puasa kita tuntaskan,” ungkap Ketut Suarayasa.

Direktur RS Tadulako Untad itu menyebut saat ini capaian vaksinasi bagi civitas Untad sudah 60 persen. Tercatat total ada 3.000 lebih dosen, pegawai, dan tenaga pendidik di Untad yang harus menerima vaksin Covid-19. Untuk penerima tahap pertama berjumlah 1.000 orang telah tuntas dosis satu dan dua mencapai 80 persen.

Klinik RS Tadulako Untad kata Ketut masih terus memberikan pelayanan vaksin, baik itu dosis pertama maupun vaksin dosis kedua. Hari ini, Rabu 14 April, Klinik RS Tadulako Untad kembali akan melakukan vaksinasi.

“Kalau yang belum itu ada yang masih keluar daerah. Ada juga sudah datang tapi belum memenuhi syarat untuk menerima vaksin sehingga harus ditunda,” ucap Ketut.

Ketut mengatakan selama bulan puasa pihaknya akan tetap memberikan pelayanan vaksinasi menyesuaikan dengan stok vaksin yang ada. Stok vaksin Untad disebut masih cukup untuk pelaksanaan dalam beberapa hari ke depan.

“Stok masih cukup, kita target perhari bisa menghabiskan 500 dosis vaksin,” tandas Ketut.

Sebelumnya, Rektor Untad Prof Dr Ir Mahfudz MP, mengungkapkan kekecewaannya atas minimnya antusias dosen dan tenaga pendidik Universitas Tadulako mengikuti vaksinasi Covid-19.

Hal itu diungkapkan usai melakukan pelantikan para wakil dekan di lingkup Fakultas Ekonomi dan Bisnis, serta pengukuhan ketua dan anggota Satuan Pengawasan Internal (SPI), serta Kepala UPT Komisi Disiplin, di Lantai I Gedung Rektorat Untad, Kamis, 1 April 2021.

Prof Mahfudz secara institusi mengaku malu karena sebelumnya telah meminta dan memohon kepada Gubernur Sulteng dan kepada satgas Covid-19 untuk difasilitasi vaksin Covid-19 bagi keluarga besar Universitas Tadulako.

“Terus terang secara institusi saya malu, kita sudah diberikan vaksin kok tidak bisa dimanfaatkan. Dan tentu saya selaku Rektor tidak mungkin pergi cari satu-persatu siapa yang dijadwalkan untuk divaksin,” tegas Rektor.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas