Home Pendidikan

Kebanyakan SMK Gelar UKK Tatap Muka

15
Dr. Hatija Yahya. (Foto: Metrosulawesi/ Moh Fadel)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Bidang Pembinaan SMK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tengah, Dr. Hatija Yahya mengatakan, Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) di SMK saat ini sedang berlangsung.

“Untuk mekanisme pelaksanaan UKK kebanyakan SMK melaksanakan secara tatap muka, namun ada juga digelar secara daring sesuai dengan jurusan yang ada,” kata Hatija, di ruang kerjanya, belum lama ini.

Hatija mengatakan, untuk UKK secara tatap muka menerapkan protokol kesehatan secara ketat, dengan menghadirkan sebagian siswa secara bertahap, tidak sekaligus banyak.

“Karena sedikit sulit sekolah berkreasi dan berinovasi jika melakukan ujian secara daring. Sebab ada keterbatasan, misalnya sekolah itu ingin menciptakan kreasi atau produk serta project, yang jadi masalahnya siswa itu tidak mempunyai alat,” ujarnya.

Kata Hatija, jika ujiannya berbasis produk atau project kalau lewat daring itu tentunya tidak bisa, karena harus ada seperti mesin jahitnya. Bagaimana jika ada anak-anak tidak mempunyai mesin jahit di rumah, sehingga diputuskanlah untuk jurusan tertentu ujian kompetensinya dilaksanakan secara tatap muka.

“Jadi ada beberapa jurusan UKK-nya dilaksanakan secara daring, ada juga yang harus dilakukan tatap muka,” katanya.

Menurut Hatija, uji kompetensi itu rata-rata dilaksanakan secara paktik karena menghasilkan produk dan untuk mengetahui apakah siswa itu sudah mahir dalam membuat suatu produk.

“Kalau ujian kompetensi keahlian itu rata-rata outputnya menghasilkan produk,” ujarnya.

Hatija berharap, siswa setelah ikut UKK dapat memiliki sertifikasi kompetensi keahlian, baik itu dikeluarkan lewat berbagai macam lembaga, bisa dari lembaga sertifikasi profesi, bisa juga dari LSP P1, P2, P3, yang dimiliki oleh SMK.

“Khusus di Sulteng kita hanya memiliki lembaga sertifikasi profesi (LSP-P1) di empat SMK di Palu, atau juga dikeluarkan sertifikat dari Tim Penguji di Industri, Dunia Usaha, dan Dunia Kerja (IDUKA),” ungkapnya.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas