Home Palu

Penyandang Disabilitas Ikut Sosialisasi Vaksinasi

15
FOTO BERSAMA - Peserta sosialisasi penanganan Covid-19 melalui vaksinasi foto bersama, Minggu, 11 April 2021. (Foto: Dok DKIPS)
  • Dilaksanakan Dinas KIPS dan PPDI Sulteng

Palu, Metrosulawesi.id – Sebanyak 30 orang penyandang disabilitas mengikuti sosialisasi penanganan Covid-19 melalui vaksinasi di Palu, Minggu, 11 April 2021. Sosialisasi terlaksana kerjasama antara Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (KIPS) Provinsi Sulteng dengan Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Sulawesi Tengah.

Peserta yang berjumlah 30 orang tersebut merupakan para penyandang disabilitas fisik, intelektual, tunanetra, dan tuli. Sebagai narasumber yaitu dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng, dr. I Made Suardiyasa MPH, yang membawakan materi tentang penanganan Covid-19 melalui vaksinasi. Narasumber berikutnya Risnawati SE, dengan materi publik speaking. Untuk memastikan sosialisasi tersampaikan dengan baik, para disabilitas didampingi juru bahasa isyarat.

Mewakili Kadis KIPS Sulteng, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Saluran Komunikasi Publik, Hasim, menegaskan terlaksananya sosialisasi tersebut merupakan komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui dinasnya.

“Kami memberikan informasi kepada seluruh lapisan masyarakat tentang program pemerintah dalam penanganan Covid-19 melalui vaksinasi khususnya terhadap warga masyarakat yang rentan untuk tidak mendapatkan akses informasi tentang vaksinasi,” ujar Hasim.

Selain mendapatkan informasi, Hasim mengaharapkan pemahaman tersebut dapat disampaikan kepada para penyandang disabilitas lainnya yang tidak sempat mengikuti kegiatan tersebut.

Sementara itu, narasumber pertama Made Suardiyasa, memaparkan program vaksinasi sebagai salah satu upaya pemerintah dalam memutus mata rantai penularan Covid-19. Olehnya diharap agar masyarakat tidak perlu takut untuk divaksin karena sudah melalui tahap uji coba secara klinis dan sudah mendapatkan rekomendasi dari Badan POM dan MUI.

“Kita harapkan kalau sudah divaksin jangan membuat masyarakat kendor untuk tetap menerapkan 3M yaitu mencuci tangan, memakai masker dan menjauhi kerumunan,” ucap Made Suardiyasa.

Narasumber kedua, Risnawati, membawakan materi tentang publik speaking. Pemberian materi bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan para penyandang disabilitas dalam berbicara di depan publik dan meningkatkan kepercayaan diri dalam menjalin relasi sosial dengan pihak manapun.

Ketua PPDI Sulteng, Yusuf, menambahkan agar ada banyak kegiatan yang bisa dikerjasamakan dengan Pemerintah Provinsi Sulteng. Sehingga para penyandang disabilitas dapat memperoleh informasi yang maksimal agar dapat berpatisipasi dan berperan secara aktif dalam pelaksanaan pembangunan.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas