Home Palu

PMI Layani Donor Darah 24 Jam

15
Kepala Laboratorium UTD PMI Sulteng, Uliani. (Foto: Metrosulawesi/ Michael Simanjuntak)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Laboratorium Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia (UTD PMI) Sulteng, Uliani, mengungkapkan pihaknya membuka pelayanan donor darah 24 jam setiap hari.

“Pelayanan di sini (UTD PMI Sulteng) tetap 24 jam setiap hari, kapanpun bisa datang,” ungkapnya di Palu, Jumat, 9 April 2021.

Uliani menjelaskan UTD PMI Sulteng memiliki 22 orang petugas pelayanan transfusi darah. Puluhan petugas tersebut dibagi dengan jadwal pelayanan masing-masing pada pagi, siang, dan malam hari secara bergantian.

Disebutkan, bagi masyarakat yang ingin mendonor disilahkan datang ke UTD PMI Sulteng di Jalan Kartini Palu, Sulawesi Tengah. Masyarakat cukup mempersiapkan diri dengan kondisi kesehatan prima. Sebelum mendonor, akan dilakukan serangkaian pemeriksaan, seperti tekanan darah.

“Tapi kalau untuk perempuan hamil, menyusui, dan yang sedang haid tidak bisa mendonor,” tandas Uliani.

Seperti diberitakan, stok darah di PMI Sulteng tinggal delapan kantong per Jumat, 9 April 2021. Uliani menyebut saat ini sebagian besar masyarakat masih takut mendonor pascapandemi virus corna (Covid-19) merebak.

Saat permintaan darah banyak, PMI Sulteng disebut dengan terpaksa meminta pihak keluarga pemohon untuk mencari pendonor. Selain itu, upaya mencari pendonor juga dimaksimalkan melalui berbagai media sosial.

“Kami biasa harus meminta keluarga pasien untuk mencari pendonor darah,” ucap Uliani.

UTD PMI Sulteng melakukan upaya dengan terus gencar melakukan pelayanan jemput bola di sejumlah titik. Setiap Jumat, pelayanan donor darah keliling disiagakan di masjid-masjid di Kota Palu. Selain itu, Sabtu dan Minggu dilaksanakan pelayanan donor darah di titik-titik keramaian masyarakat seperti Lapangan Vatulemo Palu.

Olehnya, Uliani mengharapkan masyarakat tidak perlu takut untuk mendonorkan darah karena pihaknya melaksanakan pelayanan dengan menerapkan protokol pencegahan Covid-19. Darah yang didonorkan masyarakat sangat berarti bagi orang yang sangat membutuhkan seperti keperluan pasca operasi dan persalinan.

“Sangat kami harapkan kesadaran masyarakat agar mendonorkan darah supaya bisa membantu orang yang membutuhkan di rumah sakit,” pungkas Uliani.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas