Home Palu

14 Hari Kedepan, Polda Sulteng Laksanakan Operasi Keselamatan Tinombala 2021

16
Kombes Pol Kingkin Winisuda, SIK. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepolisian Daerah (Polda) Sulteng, mulai hari ini Senin 12April 2021, secara serentak akan melaksanakan operasi kepolisian dengan sandiOperasi Keselamatan Tinombala 2021, di seluruh wilayah hukum Polda Sulawesi Tengah.

Operasi Keselamatan Tinombala 2021 itu, dilaksanakan selama14 hari, terhitung mulai tanggal 12 April 2021, hingga 25 April 2021.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sulteng, Kombes Pol Kingkin Winisuda SIK, kepada wartawan Metrosulawesi, Minggu 11 April 2021,mengatakan bahwa sasaran dalam operasi itu untuk meningkatkan kesadaranmasyarakat dalam berlalu lintas di jalan, dalam mencegah terjadinya korbanfatalitas laka lantas dan mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

“Kami juga akan melaksanakan himbauan kepada masyarakatterkait dengan larangan mudik bagi masyarakat saat lebaran Idul Fitri 1442 H,” tambahnya.

Kingkin juga mengatakan bahwa dengan dilaksanakanya OperasiKeselamatan Tinombala 2021 tersebut, diharapkan selain masyarakat menjadidisiplin tertib berlalu lintas di jalan, serta dapat memutus mata rantaipenyebaran COVID-19 di wilayah Sulteng secara khusus dan di Indonesia pada umumnya.

“Dalam Operasi Kepolisian ini, pihak Kepolisian dibantu olehTNI dan instansi terkait serta seluruh komponen masyarakat pemerhati keamanankeselamatan berlalu lintas dengan lebih mengedepankan langkah-langkahpersuasif, humanis, simpatik, edukatif dan tegas dalam bertindak,” tegasnya.

Oleh karena itu, lanjut Dirlantas Polda Sulteng, Kombes PolKingkin Winisuda, dalam Operasi itu akan diterapkan kegiatan-kegiatan  yang lebih dominan bersifat preemtif danpreventif, yang meliputi penyuluhan, pembagian masker gratis dan kegiatan-kegiatansosial lainnya.Sedangkan untuk penegakkan hukum sifatnya selektifprioritas, artinya pelanggaran lalu lintas yang berpotensi fatalitas lakalantas akan ditindak dengan tilang.

“Namun, diharapkan dengan langkah-langkah persuasif  itu, mampu menumbuhkan kesadaran masyarakatterhadap peraturan lalu lintas dan protokol kesehatan COVID-19, serta mengurungkanniat untuk tidak mudik saat lebaran tahun ini,” ujarnya.

“Selain itu kami juga akan melaksanakan pemantauanterhadap titik-titik berkumpulnya masyarakat untuk melaksanakan penindakansecara persuasif dan humanis terhadap masyarakat yang masih mengabaikanprotokol kesehatan COVID- 19,” tutupnya.

Reporter: Djunaedi
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas