Home Ekonomi

Kitapura Mall, Aplikasi E-Commerce UMKM Karya Anak Palu

29
E-COMMERCE - Tampilan Kitapura Mall, aplikasi perdaganan elektronik (e-commerce) karya pemuda Kota Palu yang berprinsip mengangkat kualitas UMKM Palu dan sekitarnya. (Foto: Kitapura Mall)
  • Telah Diunduh Ratusan Kali di Play Store
  • 138 Pengguna Aktif

Palu, Metrosulawesi.id – Gejolak persaingan digital kian menguat mengiringi era millennial dan Z saat ini. Tak heran, pergolakan unjuk kecanggihan antar perusahaan teknologi terjadi secara ketat.

Contoh saja julukan acap kali terdengar di kuping kawula muda, start-up, suatu perusahaan yang baru beroperasi di bawah usia lima tahun atau disebut perusahaan rintisan.

Masih belum selesai, dalam julukan start-up, ada lagi istilah e-commerce atau perdagangan elektronik yang sedang menggeliat sejak kisaran lima tahun terakhir.

Mengerucut ke pemuda Kota Palu, ibu kota Provinsi Sulawesi Tengah yang bukan lagi sekadar wacana menunjukkan kreativitas mumpuni di sektor teknologi. Adalah Kitapura Mall, sebuah aplikasi perdaganan elektronik yang khusus mewadahi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) se-Sulteng.

Mereka, yang hanya memaksimalkan waktu lima bulan mampu menghadirkan aplikasi siap pakai ini bersaing di Play Store, aplikasi milik perusahaan Google yang telah diunduh lebih dari 80 miliar pengguna ponsel pintar android.

Ialah Ceps, pria asal Kota Palu usia 43 tahun yang selalu menunjukkan jiwa muda, berhasil memicu tujuh pemuda Palu mengembangkan sisi kreativitas diri lewat Kitapura Mall.

“Dengan adanya aplikasi Kitapura Mall itu, prinsip dasarnya mengangkat hingga meningkatkan kualitas dan penghasilan para pelaku UMKM Kota Palu dan sekitarnya,” kata Ceps saat berbincang dengan jurnalis media ini, Jumat, 9 April 2021.

Ketika membahas teknis operasi aplikasi tersebut, Ceps membagi dua segmen konsep, pertama branding atau merk dan marketing atau pemasaran.

Dari sisi branding, Ceps menghadirkan fitur kualitas tinggi suatu foto produk pelaku UMKM yang mereka sebut mitra, juga video singkat yang diisi oleh pemilik UMKM dengan menjelaskan suatu produk yang dijual.

“Biasanya kan e-commerce yang lain hanya terima foto tanpa pertimbangkan kualitas, sementara kita mulai dari kualitas foto produk seperti kemasannya kami bantu lewat hasil potret yang bagus dan menarik” ujarnya.

Di samping itu, jika mitra telah memiliki konten berupa foto dan video produknya, Ceps tak sungkan memakai konten tersebut guna diunggah di aplikasi Kitapura Mall.

Walaupun demikian, keuntungan yang mereka peroleh dari Kitapura Mall hanya melalui jasa foto produk siap pakai seharga Rp 150 ribu, yang itu tak mereka wajibkan kepada setiap mitra.

Sementara dari sisi marketing, Ceps dan kawan-kawan memuaskan calon pembeli mitranya dengan memaparkan deskripsi lengkap dan utuh dari suatu produk.

Copyright atau deskripsi kami buatkan secara mendalam agar calon customer lebih puas sebelum membeli suatu produk atau barang,” jelas CEO Kitapura Mall,  Zen saat mendampingi Ceps Selaku Founder atau pendiri.

Adapun mereka sebut Landing Page yang kaitannya dengan marketing, dimaksudkan untuk memudahkan calon pembeli atau klien kepada mitra lewat sebuah kolom website dalam aplikasi Kitapura Mall, dengan menyajikan seluruh kelengkapan dari suatu produk mitra.

“Misal, kami hadirkan maps untuk mengarahkan calon klien ke toko mitra,” ujarnya.

Mereka pun mencantumkan nomor whatsapp bussines milik mitra sehingga diharapkan memudahkan calon klien yang ingin membeli suatu produk. Kitapura Mall, digagas sejak pertengahan Oktober tahun lalu hingga berhasil meluncur di Play Store siap unduh yang hanya berkapasitas 3,8 megabyte, telah diisi sebanyak 51 mitra UMKM Kota Palu, Sigi, dan Donggala. Selain itu, unduhan aplikasi Kitapura Mall yang telah mencapai ratusan digunakan sekita 138 pengguna aktif harian.

Reporter: Faiz
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas