Home Hukum & Kriminal

Ditemukan Ponsel, Sajam Hingga Mata Gurinda

19
HASIL RAZIA - Tim gabungan Lapas Kelas III Parigi dan Polres Parimo menggelar hasil razia terhadap warga binaan Lapas Kelas III Parigi, Kamis 8 April 2021. (Foto: Metrosulawesi/ Zulfikar)
  • Razia di Lapas Parigi dan Tolitoli

Parimo, Metrosulawesi.id – Tim Gabungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas III Parigi kabupaten Parigi Moutong bersama Tim Polres Parimo menggelar razia di kamar blok penghuni Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Dari hasil Razia kamar WBP tersebut Tim gabungan Lapas Kelas III bersama tim polres menemukan sejumlah barang terlarang yang dimiliki para tahanan, seperti senjata tajam buatan, tiga unit handphone, baterai dan charger.

Hal itu diungkapkan Kepala Lapas Kelas III Parigi Muh. Askari Utomo pada sejumlah wartawan usai razia, Kamis 8 April 2021.

Menurutnya, dalam razia kamar WBP tersebut, tim gabungan Lapas Kelas III bersama tim Polres Parimo memeriksa secara detail seluruh isi ruangan. Petugas gabungan menggeledah kamar dan badan para warga Binaan.

Dia mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bentuk deteksi dini untuk meminimalisir kerawanan dalam menyambut bulan suci Ramadhan dan Hari Bakti Pemasyarakatan serta mewujudkan komitmen Pemasyarakatan dalam memerangi peredaran gelap narkoba.

“Dalam razia tersebut tidak ditemukan obat–obatan terlarang. Tetapi ada sejumlah barang terlarang seperti senjata tajam buatan, tiga buah handphone, baterai, serta charger yang berhasil disita. Dan sebelumnya kegiatan seperti ini rutin kami adakan sebagai bentuk pengawasan terkait kegiatan WBP selama menjalani masa pidana di Lapas. Alhamdulillah kali ini dapat dilaksanakan terpadu bekerjasama dengan pihak Polres Parigi Moutong,” jelasnya.

Sementara itu juga, Kasat Reskrim Polres Parimo, AKP. Donatus Kono mengatakan, pihaknya berterima kasih kepada Kalapas Kelas III Parigi yang turut melibatkan pihak Polres Parimo dalam kegiatan razia gabungan tersebut.

“Sebab, kegiatan ini merupakan bentuk upaya sinergi yang baik menciptakan situasi yang kondusif dalam Lapas dan lebih luas lagi menopang Kamtibmas,” tutur Kasat Reskrim.

Pantauan Metrosulawesi, setelah razia gabungan dilakukan, akan diadakan pendataan terkait barang yang ditemukan, serta akan dijatuhkan sanksi terhadap WBP yang masih kedapatan membawa barang terlarang tersebut.

Lapas Tolitoli

Sementara itu, berbagai jenis barang terlarang juga ditemukan tim gabungan saat melaksanakan razia bersama di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Tolitoli pada Kamis (8/4/2021).

Barang terlarang itu diantaranya paku, obeng, mata gurinda, tali, kotak jarum, baterai jam, paku klep serta benda tajam lainnya seperti jarum.

Razia bersama ini dalam rangka Hari Bakti Pemasyarakatan ke-57 tahun 2021. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kalapas II B Tolitoli Makmur SH,  Kapolres Tolitoli AKBP Budhi Batara Pratidina SH SIK MH, Dandim 1305/BT Letkol Inf Farid Yudis Purwanto serta Kajari Tolitoli Deddy Koerniawan SH.MH.

Razia bersama tersebut melibatkan personel Polres Tolitoli, Kodim 1305/BT, Lanal Tolitoli serta para Sipir Lapas Kelas II B Tolitoli.

Kapolres Tolitoli mengatakan dalam razia bersama ini tidak ada barang yang menonjol yang ditemukan.

Tadi kita sudah bersama-sama melaksanakan penggeledahan, tidak ada hal-hal menonjol yang dikhawatirkan yang di dapat.

“Namun demikian hal ini menjadi pengawasan kita bersama,” ungkap Kapolres Tolitoli.

Kapolres berharap setelah dibina di Lapas Kelas II B Tolitoli ini, para warga binaan tersebut sudah tidak melakukan tindakan kriminalitas lagi. Nantinya mereka dikembalikan ke keluarganya dengan harapan turut bersama-sama berpartisipasi membangun bangsa dan tidak mengulangi perbuatannya kembali.

Reporter: Zulfikar – Aco Amir
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas