Home Pendidikan

Dikbud Sulteng Satukan Data Guru Lewat Website

17
Ilustrasi. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Sulawesi Tengah melalui Pusat Data Pendidikan (Pusdapendik) mengembangkan manfaat digital bagi segenap tenaga kependidikan di bawah naungan Disdikbud Sulteng.

Bertemakan “Sosialisasi Informasi Manajemen e-Kepegawaian Disdikbud Sulteng”, kegiatan tersebut diharapkan mampu memudahkan seputaran kepengurusan pegawai di seluruh lingkup Disdikbud Sulteng.

Hal tersebut dijelaskan Much. Chusni Chazbullah selaku analis sistem kepegawaian Disdikbud Sulteng, sosialiasi ini diperuntukkan seluruh cabang dinas Pendidikan Sulteng wilayah 1 sampai 6, yang masing-masing dihadiri oleh kepala cabang dinas, kepala tata usaha serta operatornya.

Mereka dikatakan Chusni, dikenalkan tentang pengoperasian website Pusdapendik seperti memasukkan atau memvalidasi data kepegawaian secara berkala.

Tak sampai di situ, website tersebut juga bisa mengurusi sistem data personal pegawai. “Website ini juga bisa digunakan untuk kenaikan gaji berkala, kepengurusan kenaikan pangkat struktur serta pengurusan lain-lain. Jadi lengkap bisa diurus lewat website ini tanpa harus datang ke kantor Disdikbud Sulteng” ujarnya kepada jurnalis Metrosulawesi di sela-sela sosialisasi tersebut, Kamis, 8 April 2021.

Adapun website tersebut bermula didirikan ketika pihaknya berinisiatif meningkatkan mutu pendidikan di era digitalisasi saat ini, terhitung sejak awal tahun 2019.

Bahkan situasi wabah pandemik Covid-19 setahun belakangan dituturkan Chusni, website tersebut justru berandil sangat penting dalam mencegah penularan Covid-19 lewat tatap muka.

“Ini suatu momen darurat tapi secara kebetulan mendongkrak niatan baik kita kepada tenaga kepegawaian seperti guru di pelosok, untuk bisa meningkatkan kualitas pendidikan kepada siswa melalui website aplikasi ini,” pungkasnya.

Selain website aplikasi, dia selaku pengembang website Pusdapendik dibnatu delapan orang timnya saat ini, menunjukkan keseriusan memanfaatkan sistem digital dengan mendirikan aplikasi berbasis ponsel pintar android.

“Agar pegawai seperti guru di pelosok akan tertampung karena aplikasi Pusdapendik berbasis aplikasi android di play store dan segera rilis dalam waktu dekat,” kata ASN Disdikbud Sulteng ini.

Mengetahui perilaku negatif yang rentan terjadi seperti peretasan atau pembobolan data pegawai, Chusni telah mengantisipasi hal itu dengan menyediakan super computer.

“Di mana akan dijadikan server induk penyimpanan data offline ketika jika terjadi masalah data online,” tutur Chusni.

Selain itu, pihaknya ketika meng-input data pegawai secara online, otomatis tervalidasi juga masuk di data offline.

Reporter: Faiz
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas