Home Donggala

Aktivis Yakin Bupati Copot DB Lubis

18
Heri Soumena. (Foto: Istimewa)

Donggala, Metrosulawesi.id – Forum Rakyat Donggala mendesak kepada Bupati mencopot DB Lubis dari jabatannya sebagai Inspektur Inspektorat Donggala. Forum bahkan berencana menggelar unjuk rasa.

Lubis diduga telah melakukan pelanggaran di antaranya mengangkat tenaga ahli keuangan atas nama Hasan Basri. Gaji Hasan Basri 5 juta/bulan dan telah diterimanya sebesar Rp40 juta terhitung dari Januari-Agustus 2020.

“Saya yakin Bupati Kasman Lassa seorang pemimpin yang bijak, mampu menyelesaikan persoalan di pemerintahannya, sebagai warga Donggala meminta menuntaskan persoalan DB Lubis ini,” kata Ketua Forum Rakyat Donggala, Heri Soumena, ditemui di Polres Donggala, Jumat 9 April 2021.

Heri Soumena berada di Polres Donggala untuk menyampaikan rencana demonstrasi menuntut pencopotan DB Lubis.

“Jelang ramadhan Senin (12/4) kami akan aksi mendesak bupati memberhentikan DB Lubis. Surat pemberitahuan aksi sudah kami masukan di Polres, insya Allah senin pekan depan kami akan aksi,” sebutnya.

Dijelaskannya, dasar permintaan pemeberhentian DB Lubis sudah sangat jelas. Pertama, kata dia  hadirnya surat Inpektorat Sulteng dan keterlibatannya di program TTG.

“Bupati harus seriusi persoalan ini, kami mengapresisasi Gubernur Longki yang sudah memberikan statement di media on line agar bupati segera menindakinya, belum lagi intervensi DB Lubis di program TTG berdasarkan surat undanagan klarifikasi dengan nomor 700/207.ITKAB/VIII/2020 untuk menindaklanjuti surat dari CV Mardiana sebagai tindak lanjut PKS (perjanjian kerja sama) dengan kepala desa,” tutur Heri Soumena yang Ketua Aliansi Masyarakat Anti Narkoba (AMAN).

Sebelumnya, Inspektur Inspektorat Donggala DB Lubis membantah menyalahgunakan wewenang. Menurutnya, proses keluarnya hasil pemeriksaan ridsus Inspekorat Provinsi Sulawesi Tengah yang dialamatkan kepadanya tidak melalui SOP (standar operasional prosedur).

“Apakah benar kalau dilakukan hasil kesimpulan ridsus, tetapi orang tersebut tidak diperiksa. Saya tidak pernah dipanggil diklarifikasi, apakah itu benar dalam pemeriksaan? Kita harus buka SOP tidak seperti itu,” katanya.

“Orang harus dibuatkan BAP, LHP-nya ada, tiap BAP diparaf, baru bagian akhir ditandatangan itu baru benar. Saya tidak pernah dipanggil klarifikasi,” sebutnya.

Lubis mengaku, beberapa waktu lalu memang ada dua orang utusan Inspektorat datang ke kantornya. Namun pada waktu itu, dirinya tidak berada di kantor.

Kemudian kata Lubis lagi, dikatakan menyalahi wewenang itu juga tidak benar. Sebab menurut UU 30 tahun 2014 tentang administrasi pemerintahan, perbuatan penyalagunanan wewenang itu ada tiga parameternya. Pertama, tidak berwenang. Kedua, melampaui batas wewenang, dan bertindak sewenang-wenang. Jika tiga parameter terbukti baru dinyatakan perbuatan penyelewengan wewenang karena keketentuan berlaku secara kumulatif bukan alternatif.

“Menyangkut SK tenaga honorer dan SK tenaga ahli Hasan Basri, bukan saya mendatangani. SK tenaga ahli dan honorer ditandatanagi oleh bupati sebagai pejabat pembina kepegawaian yang paling berhak mengangkat tenaga honor dan tenaga ahli, unsur penyalagunaan wewenanag dimana? Yang mengangkat tenaga ahli bukan saya,” jelasnya.

Bupati Donggala Kasman Lassa mengungkapan telah menerima surat dari Inspektorat Sulteng terkait hasil pemeriksaan terhadap Inspektur Inspektorat Donggala DB Lubis. Kasman Lassa memastikan akan menindaklanjuti permasalahan tersebut.

“Sebagai kepala daerah akan menindaklanjuti hasil pemeriksaan Inspektorat Provinsi,” kata Kasman Lassa, saat dicegat wartawan usai menghadiri kegiatan pangan murah dan panen obor lestari di Kantor Ketahanan Pangan, Rabu 7 April 2021.

Dijelaskannya, surat dari Inspektur Provinsi telah diterimanya dan kasus DB Lubis hasil pemeriksaannya baru sepihak. Pihaknya juga harus memanggil DB Lubis mempertanyakan persoalan yang dihadapinya.

“Bahwa pemeriksaan Inspektorat Provinsi kemarin dengan DB Lubis tidak tatap muka, Lubis tidak datang,” jelasnya lagi.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas