Home Sulteng

Kategori Merah Diminta Perbaiki Lingkungan

7
FOTO BERSAMA - Pj. Sekdaprov, Mulyono (kiri) didampingi Kadis Lingkungan Hidup Sulteng M.Sadly (kanan) foto bersama dua orang penerima penghargaan, Kamis 8 April 2021. (Foto: Biro Adm. Pimpinan)
  • 27 Perusahaan di Sulteng Dapat Penghargaan Proper

Palu, Metrosulawesi.id – Sebanyak 27 perusahaan di Sulteng mendapat penghargaan sertifikat ketaatan dalam pengelolaan lingkungan (Proper) periode 2019-2020 dari Pemprov Sulteng. Dari 27 itu, terdiri atas 18 perusahaan pertambangan, energi dan migas, dan sembilan perusahaan agroindustri.

Gubernur Sulteng diwakili Pj. Sekdaprov, Mulyono mengapresiasi kepada perusahaan-perusahaan yang turut serta dalam upaya perbaikan ekosistem lingkungan Indonesia khususnya di Sulawesi Tengah.

“Ketaatan ini harus dijaga karena jika terjadi pencemaran dan kerusakan lingkungan akibat operasi industri yang tidak ramah lingkungan, maka pada hakikatnya sama dengan merampas atau mengabaikan hak orang lain,” kata Mulyono saat menyerahkan penghargaan itu di salah satu hotel di Palu, Kamis 8 April 2021.

“Sesungguhnya udara, air tanah dan energi, tempat perusahaan saudara berpijak dan beroperasi itu semua dalam pinjaman dari anak-cucu kita sendiri serta juga pinjaman dari tanah air,” tambahnya.

Ia pun mengingatkan perusahaan yang mendapat kategori merah (belum taat) untuk segera memperbaiki pengelolaan lingkungan agar sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Tengah M.Sadly Lesnusa menuturkan berdasarkan hasil evaluasi terhadap 27 perusahaan tersebut, maka ditetapkan peringkat kinerja perusahan pada Proper Periode 2019-2020 sebagai berikut; Peringkat Emas 1 Perusahaan, Peringkat Hijau 1 Perusahaan, Peringkat Biru 18 Perusahaan, Peringkat Merah 7 Perusahaan.

Berdasarkan pendapatnya, hasil evaluasi Proper dari tahun ke tahun telah menunjukkan hasil yang positif, sesuai unsur penilaian, mencakup: sistem manajemen lingkungan, pemanfaatan sumber daya alam, pemberdayaan masyarakat dan penyusunan dokumen.

Dia mengatakan, mulai periode 2015-2016 s/d periode 2019-2020 tidak ada lagi perusahaan yang hasil evaluasi PROPER finalnya memperoleh peringkat hitam.

“Semoga kedepannya, lebih banyak lagi perusahaan di Provinsi Sulawesi Tengah yang juga terima penghargaan ini,” katanya.

Ke-27 perusahaan yang menerima penghargaan itu yakni: JOB Pertamina – Medco E&P Tomori Sulawesi, PT. Pertamina EP Asset 4 – Field Donggi Matindok, PT.Donggisenoro LNG, PT.Panca Amara Utama, PT.Bintang Delapan Mineral, PT.Heng Jaya Mineralindo, PT.Agro Nusa Abadi, PT.Hardaya Inti Planstation, PT.Pertamina(Persero)-MOR VII DPPU Mutiara, PT.Pertamina (Persero)-MOR VII TBBM Luwuk, PT.Pertamina (Persero)-MOR VII TBBM Poso, PT.Pertamina (Persero)-MOR VII TBBM Tolitoli, PT.PLN(PERSERO)-Area Palu PLTD Silae, PT.PLN(Persero)-Area Tolitoli PLTD Nopi, PT.Lestari Tani Teladan, PT.Multi Nabati Sulawesi, PT.Sawit Jaya Abadi 2, PT.Timur Jaya Indomakmur, PT.Tamaco Graha Krida, PT.Kurnia Luwuk Sejati, PT.Itamatra Nusantara, PT.Guang Ching Nickel And Stainless Steel Industri, PT.Mulia Pacific Resources, PT. COR Indonesia, PT.Sulawesi Mining Investment, PT.Sinergi Perkebunan Nusantara, PT.Teknik Alum Service (ae). (din/*)

Ayo tulis komentar cerdas