Home Sulteng

Gelar Pahlawan Nasional Tombolotutu Tak Bisa Diusulkan Tahun Ini

7
Lukman Nadjamuddin. (Foto: Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Tim Peneliti Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Provinsi Sulteng masih menunggu usulan nama untuk penganugerahan gelar Pahlawan Nasional tahun 2021. Dari lima nama yang diharap bisa diusulkan, satu diantaranya yakni Tombolotutu hampir dipastikan tak bisa dalam tahun ini.

Dijelaskan salah satu anggota TP2GD Provinsi Sulteng, Dr Lukman Nadjamuddin M.Hum, Tombolotutu belum bisa diusulkan tahun karen masih melengkapi beberapa dokumen yang dipersyaratkan.

“Sementara ini masih merampungkan biogradi Tombolotutu, mudah-mudahan bisa selesai dalam waktu yang tidak terlalu lama. Mungkin tidak sempat lagi diusul (Tombolotutu) tahun ini, tapi tetap kita perbaiki,” jelas Lukman, Rabu, 7 April 2021.

Diketahui, ada lima tokoh yang dijagokan untuk menerima penganugerahan gelar Pahwalan Nasional tahun ini. Lima tokoh tersebut yakni Habib Idrus bin Salim Al-Jufri atau lebih dikenal dengan Sayyid Idrus bin Salim Al-Jufri atau Guru Tua. Berikutnya Tombolotutu, Marunduh, Haji Hayun, dan Pue Lasadindi yang juga dikenal sebagai Mangge Rante.

Lukman menyebut untuk empat nama lainnya masih menunggu dari pemerintah kabupaten atau keluarga dalam posisi sebagai ahli waris. Usulan untuk Marunduh sudah sempat dimasukkan namun dikembalikan lagi untuk melengkapi sejumlah dokumen.

“Tapi kalau tidak ada yang memasukkan tahun depan lagi kita masukkan. Karena kalau dimasukkan juga belum tentu lolos,” tandas Lukman.

Sebelumnya diberitakan, Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulteng, H Ridwan Mumu, mengungkapkan pihaknya sampai saat ini baru menerima satu usul calon untuk penganugerahan gelar Pahlawan Nasional tahun 2021 yakni Marunduh.

“Dari Januari sampai nanti batas akhir pengusulan minggu ke dua April, baru usul dari keluarga Marunduh yang masuk ke kami,” ungkap Ridwan kepada Metrosulawesi, Selasa, 6 April 2021.

Dia mengatakan usul untuk Marunduh masih dikembalikan kepada pengusul karena masih harus melengkapi beberapa hal yang dipersyaratkan. Hal ini diketahui setelah Dinsos berkoordinasi TP2GD Provinsi Sulteng.

“Kami sudah bicarakan dengan TP2GD provinsi dan hasilnya sudah kami serahkan kembali untuk dilengkapi hal-hal yang kurang. Tapi sampai hari ini (kemarin) data-data yang kami berikan belum masuk kembali,” pungkas Ridwan.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas