Home Hukum & Kriminal

Dua TKP, 14 Penyalahguna Narkoba Diringkus

TERJARING - Para pelaku penyalahgunaan narkoba yang terjaring Ops Pekat Tinombala 2021, saat diamankan di Polda Sulteng. (Foto: Dok. Humas Polda Sulteng)
  • Operasi Pekat Tinombala 2021

Palu, Metrosulawesi.id – Dalam menjaga dan memelihara situasi kamtibmas di Kota Palu, terutama menjelang bulan suci Ramadhan 1442 H, tahun 2021, Polda Sulteng,kembali menangkap belasan warga yang diduga sebagai penyalahguna narkoba di dua Lokasi yang berbeda, pada Kamis 8 April 2021, dalam Oprasi Pekat Tinombala 2021.

Kasatgas Tindak Narkoba AKP Dewa Nyoman Sujendra.,S.H, dalam keterangan tertulisnya menjelaskan bahwa, ke 14 orang itu ditangkap terkait dengan kasus penyalahgunaan Narkoba, dan di dua lokasi yang berbeda.

Di lokasi yang pertama yakni di wilayah Kelurahan Tavanjuka Kota Palu, pihaknya berhasil menangkap  13 orang, yang berinisial (GI), (AS), (KK), (IM), (AJ), (MZ), (NU), (DO), (PP), (AS), (SU), (ML) dan (SK).

“Dari penggerebekan pertama kami berhasil menyita barangbukti berupa 4 paket narkotika jenis Sabu-sabu, tiga handphone berbagai merek, uang tunai Rp.940.000, Satu buah alat hisap Sabu(Bong), Tiga pireks, Satu bungkus sedotan dan 1 pak plastik klip bening,” ucapnya.

“Sementara untuk lokasi yang kedua, berada di jalan Manonda, Kelurahan Buluri, Kecamatan Ulujadi, Kota Palu, petugas mengamankan seorang laki-laki dengan inisial AJ alias ING, berserta barang bukti 14 paket Narkoba jenis Sabu-sabu, satu buah alat hisap sabu (bong), dua buah sendok sabu, dua unit handphone dan satu buah korek gas,” tambahnya.

Dewa juga mengatakan bahwa, untuk ke 14 orang yang di amnkan itu, langsung diamankan di Mako Dit Res Narkoba Polda Sulteng, untuk di lakukan pemeriksaan dan pendalaman.

“Untuk ke 13 orang yang diamankan di Kelurahan Tavanjuka, penyidik masih mendalami peran dan keterlibatannya dalam penyalahgunaan narkotika jenis sabu-sabu, guna menentukan pasal yang akan di sanksikan,” ungkapnya.

“Sementara untuk tersangka AJ alias ING, akan di jerat dengan pasal 114 (1) subsider 112 (1) undang – undang nomor 35 tahun 2009, tentang narkotika dengan ancaman maksinal 20 tahun penjara,” tutupnya.

Reporter: Djunaedi

Ayo tulis komentar cerdas