Home Pendidikan

Unsimar Bakal Bangun Kampus II di Kasiguncu

5
Suwardi Panthi. (Foto: Dok. Metrosulawesi)

Poso, Metrosulawesi.id – Universitas Sintuwu Maroso (Unsimar) Poso, dalam waktu dekat akan menambah bangunan baru atau kampus II di atas lahan 11 hektar yang berlokasi di Kelurahan Kasiguncu, Kecamatan Poso Pesisir.

Penegasan tersebut disampaikan Rektor Unsimar Poso, Suwardi Panthi usai pelaksanaan eksekusi lahan sengketa belum lama ini oleh pihak Pengadilan Negeri (PN) Poso, yang melibatkan ratusan aparat  gabungan Kepolisian Resor Poso,TNI dan Satpol PP.

Suwardi Panthi ditemui di ruangannya pada Selasa 6 April 2021 kepada media ini mengatakan, “Sengketa lahan antara pihak Unsimar dengan warga sudah berlangsung sejak 10 tahun yang lalu, dan baru bisa dieksekusi oleh PN Poso pada Minggu 28 Maret 2021,” ucap Suwardi.

Kata dia, luas lahan yang dihibahkan oleh Pemda untuk Unsimar Poso itu, sebelumnya seluas 14 hektar. Namun setelah pengukuran pihak Pertanahan, sebagian lahan masuk daerah aliran sungai (DAS), sehingga DAS  yang sekitar 2 hektar lebih tidak terhitung, dan yang fix hanya seluas 11 hektar lebih yang bisa disertifikatkan.

“Yang aneh itu, tanah ini memang milik Pemda Poso yang dihibahkan kepada Unsimar Poso untuk pembangunan kampus II, tapi ada sekelompok warga yang merasa memiliki karena selama ini mereka telah bercocock tanam di dalamnya. Mereka itulah yang selama ini bertahan, tapi tidak memilki bukti surat-surat kepemilikan tanah, sehingga saat sengketa kami yang memenangkan karena surat bukti kepemilikan lengkap,’’ ungkap Suwardi Panthi.

Suwardi menambahkan, terkait persiapan pembangunan gedung kampus II, kini pihaknya telah menerjunkan alat berat untuk meratakan seluruh tanah yang sebagian masih butuh timbunan dan diakuinya. Pihaknya kini sudah membangun kantor pengawasan di lokasi untuk memantau progres pembangunan gedung kampus II Unsimar.

Diakui, sebelum pembangunan kampus II dimulai, pihak rektorat Unsimar Poso telah melakukan presentasi di Bappenas dan Kementerian di Jakarta, dan dari presentase tersebut ditindaklanjuti dengan pemasangan design Plant gedung di lokasi.

“Rencananya setelah seluruhnya dinyatakan siap, dalam waktu dekat Bupati dan wakil Bupati Poso akan melakukan peletakan batu pertama, saya sudah menyampaikan secara langsung kepada beliau dan menyatakan diri bersedia,’’ akunya.

Dia menjelaskan, kronologis kepemilikan tanah Pemda yang dihibahkan ke Unsimar Poso seluas 14 hektar tersebut terjadi pada tahun 1986, waktu Bupati Muin Pusadan, namun setelah dalam proses pengurusan sertifikat, ternyata ada sekelompok warga  mengklaim jika lahan tersebut merupakan miliknya, sehingga berlanjut ke proses hukum dengan pihak Unsimar sebagai penggugat berdasarkan surat hibah dari Pemda Poso.

Reporter: Saiful Sulayapi
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas