Home Parigi Moutong

RTH Toraranga Parigi Tak Terawat

11
TAK DIRAWAT - Tampak kondisi RTH Toraranga Parigi, Rabu 7 April 2021. (Foto: Metrosulawesi/ Zulfikar)

Parimo, Metrosulawesi.id – Kondisi Ruang Terbuka Hijau (RTH) Toraranga di Kelurahan Loji Kecamatan Parigi Kabupaten Parigi Moutong memprihatinkan.  RTH yang dibangun dengan anggaran ratusan juta itu sudah ditumbuhi rumput liar.

Pemerhati Lingkungan yang Ketua Kelompok Pencinta Alam (KPA) Palangga Desa Petapa Kecamatan Parigi Tengah, Abd Main selaku kepada Metrosulawesi mengatakan, beberapa bulan terakhir kondisi RTH Toraranga tak terurus.

“Saya selaku pemerhati lingkungan sangat menyayangkan sikap pemerintah yang terkesan mengabaikan kondisi RTH yang sudah dibangun dengan anggaran ratusan juta rupiah itu,” tutur Main saat melihat kondisi RTH Toraranga, pada Rabu 7 April 2021.

Terpisah, Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPRP Parimo, I Wayan Sukadana mengatakan, terkait pengelolaan sejumlah RTH di Parigi Moutong bukan lagi kewenangannya.

“Sebab, dari Januari 2021, pengelolaan taman itu sudah dialihkan ke Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Parimo. Sehingga, untuk pemeliharaan RTH bukan lagi kewenangan kami,” terang I Wayan Sukadana kepada Metrosulawesi di ruang kerjanya, Rabu 7 April 2021.

Wayan menjelaskan, sejak awal tahun 2021, ada aturan yang menyatakan bahwa pengelolaan sejumlah RTH di Parimo  dialihkan ke DLH Parimo. Sehingga, pihaknya tidak lagi menganggarkan untuk pengelolaan RTH.

“Jadi sekarang ini seperti apa kondisi RTH itu kami tidak tahu lagi, karena sudah terlepas dari kami,” jelas Wayan.

Wayan menambahkan, mulai tahun 2021 semua pengelolaan RTH, baik yang ada di RTH Toraranga, RTH Masigi, RTH Posintomu Kelurahan Kampal, Alun-alun Kantor Bupati, lokasi Sail Tomini dan RTH Tinombo, termasuk izin menggunakan lokasi RTH semua menjadi tanggungjawab DLH Parimo.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian dan Kerusakan Lingkungan DLH Parimo, Syaiful mengatakan, mengenai hal itu saat ini pihaknya tengah mengajukan nama-nama petugas RTH termasuk anggaran untuk digunakan di sejumlah RTH.

“Sehingga pada tanggal 8 April besok (hari ini) kita sudah mengajukan nama-nama termasuk juga anggaranya. Kemarin penyerahan kepada kami terlambat, makanya ini baru kami ajukan,” tutur Syaiful melalui ponselnya, Rabu 7 April 2021.

Syaiful berharap anggaran tersebut secepatnya terealisasi. “Jika sudah keluar uangnya ini baru kami sudah mulai bergerak untuk melakukan pengelolaan dan perawatan di sejumlah RTH tersebut.”terang Syaiful.

Menurut Syaiful, petugas RTH yang akan dipekerjakan nantinya adalah orang-orang memang sudah bertugas sebelumnya di Dinas PUPRP Parimo.

“Akan tetapi, kami melihat dulu kalau ada salah satu petugas yang kerjanya dinilai kurang baik, kita akan ganti dan mencari petugas lain,” ungkap Syaiful.

Syaiful menambahkan, jika proses anggaranya sudah lancar dan petugas RTH pun sudah mulai bekerja, maka kondisi sejumlah RTH tersebut akan terawat dengan baik.

“Jika memang tahun ini prosesnya sudah lancar, tidak mungkin tahun depan kondisinya begini lagi,” tutur Syaiful.

Reporter: Zulfikar
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas