Home Palu

Masih Banyak ATS di Palu

9
TERIMA SOAL UJIAN - Ketua PKBM Kana Mapande, Ruli Firmansyah, saat menerima soal ujian kesetaraan, belum lama ini. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Ketua PKBM Kana Mapande Kota Palu, Ruli Firmansyah mengatakan, saat ini tingginya antusias warga yang mengikuti ujian kesetaraan yang dilaksanakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Palu membuktikan masih banyak Anak Putus Sekolah (ATS) di Kota Palu.

“Saat ini saja, Kota Palu melaksanaan ujian kesetaraan secara bersamaan di Indonesia, khusus Kota Palu ada 10 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang rata-rata siswanya berjumlah 100 lebih. Khusus PKBM Kana Mapande Palu memiliki 201 siswa yang terdiri dari Paket A sebanyak 28 orang, Paket B 42 orang dan Paket C 131 orang,” jelas Ruli, di Palu, belum lama ini.

Kata Ruli, hal tersebut membuktikan bahwa untuk satu PKBM saja sudah memiliki puluhan anak putus sekolah yang terdiri dari paket A dan B, sementara khusus Paket C memiliki ratusan siswa. Hal tersebut membuktikan bahwa masih banyaknya anak di Kota Palu yang putus sekolah karena berbagai hal.

“Kami mengakui bahwa masih banyak anak di Kota Palu yang putus sekolah, tetapi kami berupaya untuk mengumpulkan seluruh anak yang putus sekolah untuk bisa mengikuti ujian kesetaraan yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya. Makanya kami meminta kepada seluruh anak yang putus sekolah untuk bisa mendaftar tahun ini agar bisa melaksanakan ujian pada November 2021 mendatang,” katanya.

Ruli mengatakan, ujian kesetaraan merupakan salah satu solusi terbaik buat anak yang putus sekolah untuk mendapatkan ijazah resmi dari pemerintah.

“Olehnya itu pada saat mendaftar seluruh peserta juga akan mendapatkan pelajaran rutin dari PKBM masing-masing yang dilaksanakan tiga kali seminggu. Jika mereka mendaftar, maka mereka sama dengan mengikuti pendidikan di sekolah, karena mereka juga mengikuti proses pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru pembimbing masing-masing, sehingga tidak ada alasan lagi mereka tidak bisa mendapatkan ijazah karena putus sekolah,” ujarnya.

Nantinya kata dia, ijazah yang didapatkan adalah ijazah resmi dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, sebab seluruh blangko ijazah nantinya akan dikirim langsung dari pusat.

Reporter: Moh. Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas