Home Sulteng

Baru Satu Usulan Calon Pahlawan Nasional

8
Ridwan Mumu. (Foto: Metrosulawesi/ Michael Simanjuntak)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulteng, H Ridwan Mumu, mengungkapkan pihaknya sampai saat ini baru menerima satu usul calon untuk penganugerahan gelar Pahlawan Nasional tahun 2021.

Padahal tahun ini ada lima tokoh yang dijagokan untuk menerima penganugerahan gelar Pahwalan Nasional. Lima tokoh tersebut yakni Habib Idrus bin Salim Al-Jufri atau lebih dikenal dengan Sayyid Idrus bin Salim Al-Jufri atau Guru Tua. Berikutnya Tombolotutu, Marunduh, Haji Hayun, dan Pue Lasadindi yang juga dikenal sebagai Mangge Rante.

“Dari Januari sampai nanti batas akhir pengusulan minggu ke dua April, baru usul dari keluarga Marunduh yang masuk ke kami,” ungkap Ridwan kepada Metrosulawesi, Selasa, 6 April 2021.

Dia mengatakan usul untuk Marunduh masih dikembalikan kepada pengusul karena masih harus melengkapi beberapa hal yang dipersyaratkan. Hal ini diketahui setelah Dinsos berkoordinasi Tim Peneliti Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Provinsi Sulteng.

“Kami sudah bicarakan dengan TP2GD provinsi dan hasilnya sudah kami serahkan kembali untuk dilengkapi hal-hal yang kurang. Tapi sampai hari ini (kemarin) data-data yang kami berikan belum masuk kembali,” ujar Ridwan.

Dinsos Provinsi Sulteng disebut masih menunggu pengusulan untuk empat tokoh lainnya. Namun apabila sampai pekan ke dua April 2021 tak kunjung dimasukkan, Dinsos akan mengusulkan satu tokoh saja yaitu Marunduh.

“Masih ada kesempatan, kami menunggu karena masih ada waktu untuk pengusulan,” ucapnya.

Ridwan menambahkan untuk anggaran penganugerahan gelar Pahwalan Nasional mulai proses hingga pengusulan ke pusat telah disetujui DPRD Sulteng melalui komisi terkait. Dia berharap pengusulan nantinya membuahkan hasil sebagaimana sebab sampai saat ini Sulteng menjadi salah satu dari tiga provinsi lainnya yang belum memiliki tokoh menjadi Pahlawan Nasional.

“Sisa tiga provinsi yang belum ada tokoh Pahlawan Nasional yaitu Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Tengah,” tandas Ridwan.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas