Home Palu

Waketum Nasdem Pulang Kampung, Perkuat Sistem Kepartaian di Sulteng

29
TIBA PALU - Waketum Nasdem Ahmad M Ali saat disambut oleh pengurus DPW Nasdem Sulawesi Tengah di Bandara Mutiara Sis Aljufrie Palu, Kamis 1 April 2021. (Foto: Metrosulawesi/ Djunaedi)

Palu, Metrosulawesi.id Wakil Ketua Umum (Waketum) Partai Nasdem, Ahmad M Ali, yang selama ini lebih banyak menetap di Jakarta, karena harus menjalani rutinitas sebagai Anggota DPR RI.  Hari ini, Kamis 1 April 2021,  pulang kampung ke Kota Palu, Sulawesi Tengah. Kedatangannya sekaligus untuk mengkosolidasikan kepengurusan partai.

Ahmad M Ali tiba di Bandara Mutiara Sis Aljufrie Palu sekitar pukul 15.00 WITA.  Ia akan menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Partai Nasdem yang digelar dua hari ke depan, 2-3 April 2021.

Kedatangan rombongan Waketum DPP NasDem ini, tampak selain ketua DPW NasDem Sulteng, Atha Mahmud, tampak pula Gubernur Sulteng terpilih, Rusdy Mastura, dan Ketua DPRD Sulteng, DR Hj. Nilam Sari Lawira, SP MP.

Kepada wartawan, Ahmad Ali mengaku Rakorwil yang bakal digelar merupakan kerja-kerja politik yang wajib dilakukan untuk menguatkan struktur dan sistem partai.

“Rakorwil ini dalam rangka konsolidasi secara nasional. Dilaksanakan tidak hanya di Sulawesi Tengah, tapi seluruh Indonesia. Sulawesi Tengah ini, adalah provinsi ke-9 yang kami kunjungi dalam putaran pertama ini, akan berakhir di Maluku pada tanggal 7 April (2021),” ungkap Ahmad Ali.

“Politik itu bukan kerja jangka pendek, politik adalah kerja panjang yang harus terus dilakukan. Karen partai Nasdem yang lahir untuk mengawal komitmen bernegara, maka partai ink harus matang,” ujarnya.

Selain itu, target untuk memenangkan setiap kontetasi politik juga menjadi alasan pelaksanaan Rakorwil tersebut. Jika ingin menang, kata Ahmad Ali, mesin partai harus sudah tebentuk dan kuat.

Waketum DPP NasDem, Ahmad Ali berbincang dengan Kepala Bandara Mutiara Sis Aldjufri Palu. (Foto: Metrosulawesi/ Tahmil Burhanuddin)

Jika selama ini Partai Nasdem di Sulawesi Tengah besar karena sosok kefiguran, maka hal itu akan mulai diubah. Kedepan,  kehadiran tokoh di partai hanya sebagai instrumen tambahan untuk penguatan pada sistem. Sementara partai harus beras karena penguatan sistemnya

“Partai Nasdem bergeser dari mengutamakana tokoh, tapi menguatkan sistem kepartaian yang dibangun lewant konsolidasi. Ini yang sedang saya lakukan sebagai Wakil Ketua Umum Partai,” tandasnya.

Selain itu, Rakorwil juga dilakukan untuk menghadapi verifikasi partai pada 2022, serta persiapan untuk menghadapi Pemilu 2024.

“Ini sekaligus kita ada program Indonesia memanggil dengan merekrut tokoh daerah, tapi bagi Nasdem itu bukan yang utama bagi partai. Tapi bagi partai adalah sistem kepartaian yang harus kuat.”

Dia ingin memastikan, paling tidak 2021 seluruh struktur partai di seluruh desa dan kelurahan sudah terbentuk di seluruh Indonesia.

“Itu tugas saya hari ini. Ini kerja terencana jangka panjang. Kami akan bergerak terus sampai dengan pemilihan 2024,” katanya.

Waketum DPP NasDem, Ahmad M Ali, didampingi Gubernur Sulteng terpilih, Rusdy Mastura, saat diwawancarai media di bandara Mutiara Sis Aldjufri Palu. (Foto: Metrosulawesi/ Djunaedi)

Dia juga menyinggung terkait kepengurusan di Partai Nasdem. Menurutnya, setiap figur memiliki kesempatan untuk menjadi pemimpin partai. Namun juga setiap pemimpin partai di daerah bisa digantikan kapan saja

“Di partai ini tidak ada yang abadi. Yang menentukan itu kinerja. Kami sudah siapkan instrumen-instrumen untuk penilaian kinerja tersebut,” jelas dia.

“Tapi bagaimanapun ada satu tradisi yang tidak pernah terjadi di partai manapun, yaitu pergantian kepengurusan partai dari waktu ke waktu tidak membuat perpecahan internal,” ungkap Waketum Nasdem.

Siapa pun yang dianggap cakap dan mampu memperjuangkan cita-cita partai, katanya, itulah yang akan didukung untuk memimpin partai. Sementara pengurus lainnya akan tetap solid berada di barisan yang sma untuk mendukung.

“Hasilnya, 2019 Nasdem menang pemilu. 2020 Cudy jadi gubernur.” (*)

Reporter: Tahmil Burhanuddin

Ayo tulis komentar cerdas