Home Banggai

Longki Sebut Perindag Penggerak Pemulihan Ekonomi

PRODUK INDUSTRI - Gubernur Sulteng, H Longki Djanggola melihat-lihat produk hasil industri di sela membuka Rakor Rakor Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) 2021 di Luwuk, Selasa 30 Maret 2021. (Foto: Humas Pemprov Sulteng)

Luwuk, Metrosulawesi.id – Gubernur Sulteng, H Longki Djanggola membuka Rakor Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) 2021 di Luwuk, Selasa 30 Maret 2021.

“Sektor perindustrian dan perdagangan (perindag) merupakan penggerak pemulihan ekonomi Sulteng dari dampak Covid-19,” kata Gubernur Longki saat membuka Rakor tersebut.

Rakor tersebut membahas sejumlah isu-isu strategis. Diantaranya upaya menjaga ketersediaan bahan pokok di tengah pandemi, revitalisasi dan penguatan pasar rakyat, sinkronisasi data IKM, dan pengembangan wilayah industri strategis kabupaten/kota.

“Hendaknya output dari kegiatan ini menjadi daya ungkit yang memberi penguatan bagi pelaku usaha dan industri, sekaligus pedoman arah kebijakan perindustrian dan Perdagangan dalam pemulihan ekonomi,” harap gubernur.

Program vaksinasi yang sedang berjalan tambah gubernur juga membantu upaya pemulihan ekonomi.

“Dampak vaksin sangat terasa karena terjadi penurunan kasus yang luar biasa,” ungkap gubernur.

Pada kesempatan itu gubernur dan Wakil Bupati Banggai Drs. Mustar Labolo, M.Pd menyaksikan penandatanganan kontrak tenaga penyuluh lapangan yang diinisiasi Kementerian Perindustrian RI.

Usai pembukaan rakor, gubernur didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Dr. Ir. B. Elim Somba, M.Sc, Kadis Perindag Richard Arnaldo, SE, M.Sa dan pejabat terkait mengunjungi stan pameran IKM di lokasi pelaksanaan rakor.

Gubernur Pamit

Pada kesempatan itu Longki menyampaikan permohonan maaf sekaligus pamitan jelang akhir masa jabatan 16 Juni nanti.

“Saya dengan segala kerendahan hati memohon maaf sebesar-besarnya apabila di dalam menjalankan amanah kepemimpinan dua periode masih terdapat celah kekurangan,” ungkapnya.

Gubernur dua periode itu juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada bupati/walikota, forkopimda, ASN dan mitra kerja yang telah bekerjasama membangun daerah.

“Terutama kepada masyarakat Sulawesi Tengah yang telah memberi mandat kepercayaan memimpin Bumi Tadulako, Provinsi Sulawesi Tengah,” tuturnya melanjutkan.

Selain gubernur, di bulan yang sama (Juni) pasangan bupati-wakil bupati Banggai juga akan berakhir masa jabatannya.

“Kami dengan bupati (Banggai) hampir bersamaan, bedanya bupati tanggal 8 Juni, Saya tanggal 16 Juni, sesuai aturan Saya masih bisa melantik bupati (Banggai) baru,” kata gubernur menerangkan. (din/*)

Ayo tulis komentar cerdas