Home Morowali Utara

KPU Jadwalkan PSU di Morut 19 April

Samsul Y Gafur. (Foto: Metrosulawesi/ Syamsu Rizal)

Palu, Metrosulawesi.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Morowali Utara telah menerima data jumlah keseluruhan karyawan PT Agro Nusa Abadi (ANA). Data karyawan diserahkan oleh manajemen perusahaan perkebunan sawit tersebut untuk kepentingan pemilihan bupati dan wakil bupati Morowali Utara yang dijadwalkan 19 April 2021.

Diketahui, Mahkamah Konstitusi (MK) dalam putusannya memerintahkan pemungutan suara di kawasan PT ANA khusus bagi karyawan perusahaan tersebut yang memenuhi syarat memilih, tapi belum melaksanakan hak pilihnya pada pemilihan 9 Desember 2020 lalu. Selain itu, pemungutan suara ulang (PSU) di dua TPS.

“Kemarin sudah diserahkan ke kita (KPU) nama-nama karyawan. Perusahaan serahkan karena ini terkait dengan pelaksanaan pemilihan sebagaimana perintah MK,” ungkap Divisi Teknis KPU Sulawesi Tengah, Samsul Y Gafur ditemui di kantornya, Senin 29 Maret 2021.

Dari data yang diserahkan, diketahui bahwa jumlah karyawan PT ANA sebanyak 957 yang tersebar di sejumlah desa. Jumlah tersebut, kata Samsul selanjutnya divalidasi.

“957 kalau tidak salah. Data itulah yang divalidasi untuk memisahkan mana karyawan PT ANA yang terdaftar dalam DPT atau yang telah memenuhi syarat. Memisahkan yang telah menggunakan hak pilih dan yang belum menggunakan hak pilih pada 9 Desember 2020,” jelas Samsul Y Gafur.

Karyawan PT ANA yang memiliki hak suara tapi belum menggunakan hak pilihnya pada 9 Desember 2020 yang disusun nama-namanya dalam daftar DPT khusus.

“Mereka itulah yang akan memberikan suaranya nanti di TPS khusus,” ujarnya.

Sampai saat ini, proses valiasi masih terus berlangsung.

“Kita belum tahu berapa jumlahnya. Kalau lebih dari 500 akan dipertimbangkan TPS khusus lebih dari satu,” jelasnya.

Dikatakan, semua pemilih baik yang ada di desa yang masuk wilayah kawasan PT ANA, maupun dari desa lainnya akan diberikan hak untuk memilih. Sebab, kata dia perintah MK dalam putusannya adalah karyawan PT ANA yang memiliki hak suara dan belum menggunakan hak suaranya pada 9 Desember 2020.

“Sementara dilakukan pencermatan. Buka kotak di wilayah desa-desa dimana karyawan perusahaan menggunakan hak pilihnya di desanya untuk kita lihat daftar hadirnya yang dicocokkan dengan daftar yang diserahkan oleh perusahaan. Sebab, data karyawan PT ANA by name dan by addres, lengkap dengan NIK,” kata Samsul.

Dia memastikan, jajaran penyelenggara sangat cermat dan berhati-hati dalam pendataan pemilih. Samsul mengatakan, dari 957 nama-nama karyawan PT ANA, ada yang tidak memenuhi syarat memilih bupati dan wakil bupati seperti mereka yang berasal dari luar Morowali Utara sebagaimana alamat di KTP.

“957 dibersihkan, dikeluarkan yang tidak memenuhi syarat. Setelah itu dikeluarkan lagi nama-nama yang sudah menggunakan hak pilihnya,” ujarnya.

Samsul juga memastikan TPS akan ditempatkan di lokasi yang mudah dijangkau oleh pemilih. “Perusahaan sudah memberikan janji, akan membantu mendukung pelaksanaan itu dengan membantu memobilisasi untuk datang ke TPS,” kata Samsul.

Adapun pemungutan suara dijadwalkan 19 April 2021.

“Sudah penetapan, sudah dibahas sama-sama, sudah diplenokan 19 April,” kata Samsul.

Sementara itu, jumlah pemilih di TPS 01 Desa Peboa Kecamatan Petasia Timur dan TPS 01 Desa Menyoe Kecamatan Mamosalato sama dengan sebelum PSU.

Samsul mengatakan, berdasarkan PKPU 8 Tahun 2018 yang diubah dengan PKPU 18 Tahun 2020, Pasal 69 ayat 2 huruf b bahwa penyampaian formulir model C6 atau C pemberitahuan ulang kepada pemilih yang terdaftar DPT, DPPh (pemilih pindahan), dan tercatat dalam DPTb (pemilih pengguna KTP) untuk TPS yang bersangkutan.

Data yang dihimpun Metrosulawesi, jumlah pemilih dalam DPT di TPS 01 Peboa yakni 504 dan di TPS 01 Desa Menyo’e sebanyak 364 DPT. Pada pemilihan 9 Desember 2020, pasangan nomor urut 01 Delis Julkason Hehi dan Djira K meraih 34.016 suara. Sedangkan lawannya pasangan nomor urut 02, Holiliana dan Abudin Halilu meraup 33.396 suara. Artinya pasangan Delis Julkason Hehi dan Djira K menang dengan selisih 620 suara.

Reporter: Syamsu Rizal
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas