Home Palu

Polres Palu Siagakan Pengamanan Gereja

17
DIJAGA GEREJA - Satuan Shabara Polres Palu dengan bersenjata lengkap melakukan penjagaan di Gereja Imanuel GKST Palu, pasca terjadinya bom bunuh diri di Kota Makassar, Ahad 28 Maret 2021. (Foto: Metrosulawesi/ Djunaedi)

Palu, Metrosulawesi.id – Menindaklanjuti aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar, Polres Palu meningkatkan pengamanan di sejumlah gereja dan rumah ibadah, serta titik keramaian dan objek vital yang ada di wilayah Kota Palu.

Seperti yang terlihat di Gereja Imanuel GKST Palu, yang berada di jalan Mesjid Raya, Kota Palu, sejumlah personel dari Sat Sabara Polres Palu, melakukan penjagaan ibadah minggu, dengan menggunakan senjata laras panjang, bersama dengan petugas pengamanan gereja.

Kapolres Palu Riza Faisal, SIK, kepada Metrosulawesi mengatakan, pihaknya telah menyiagakan sejumlah personel untuk pengamanan di sejumlah gereja yang ada di Kota Palu, serta rumah ibadah lainnya dan titik keramaian di wilayah Kota Palu.

“Kami juga mengintensifkan personel untuk melaksanakan patroli untuk meningkatkan pengamanan dengan sasaran lokasi-lokasi yang menjadi pusat keramaian dan objek vital seperti gereja, mal, pasar, dan lain-lainnya,” tambahnya.

Riza juga mengatakan bahwa, pengamanan untuk gereja yang ada di kota Palu, memang sudah kami siapkan untuk rencana pengamanan Hari Raya Paskah nanti, dan saat ini Polres Palu sedang melakukan koordinasi dengan seluruh pengurus gereja, terkait rencana pelaksanaan ibadah. Sedangkan, untuk jumlah personel nanti yang akan diturunkan, Kapolres belum memberikan berapa jumlah personel akan ditentukan setelah up date info jadwal ibadah, dari pihak pengurus gereja.

“Untuk jumlah persisnya nanti kami tentukan setelah up date info jadwal ibadah sudah fix, dan saat ini kami sedang melakukan koordinasi dengan seluruh pengurus gereja,” ujaranya.

Kapolres mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpancing pada isu-isu yang berkembang, dan segera memberikan info kepada pihak kepolisian jika ada orang yang gerak geriknya mencurigakan.

“Jangan mudah mempercayai informasi yang bnelum pasti kekuratanya, jangan terpancing dengan informasi hoax, dan mari bersam menjaga Kamtibmas Kota Palu,” tutupnya.

Reporter: Djunaedi
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas