KOORDINASI - LPPM Untad saat melakukan koordinasi dengan Pemkab Touna melalui Bappeda pada Jumat, 19 Maret 2020. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Tadulako (Untad), Dr Ir Muh Rusydi M. Si, mengungkapkan mahasiswa KKN (kuliah kerja nyata) Tematik akan diterjunkan membantu data kemisikinan di Tojo Unauna (Touna).

“LPPM akan membantu Pemkab Touna terkait data kemiskinan dengan menurunkan mahasiswa KKN Tematik angkatan berikutnya. Harapannya program kerjasama yang dibangun nantinya dapat membantu percepatan penyelesaian masalah dasar yang ada di Tojo Una-Una,” ujar Rusydi baru-baru ini.

Diketahui, LPPM Untad telah melakukan koordinasi dengan Pemkab Touna melalui Bappeda pada Jumat, 19 Maret 2020.

“Semoga dengan langkah awal koordinasi ini nantinya akan menghasilkan sebuah nota kesepahaman yang dapat segera di tindak lanjuti oleh pemda dan Universitas Tadulako demi kemajuan Kabupaten Tojo Una-Una,” ucap Rusydi.

Idrus mengakui ada tiga permasalahan utama yang ada di Touna yaitu terkait data kemiskinan, stunting dan kepariwisataan. Data kemiskinan yang ada di kabupaten ini sangat dibutuhkan sebagai dasar acuan dalam menuntaskan kemiskinan.

Terkait stunting, saat ini Touna berada di peringkat ke dua setalah Kabupaten Donggala, sebagai wilayah dengan tingkat stunting tertinggi. Menurutnya sangat dibutuhkan intervensi untuk menurunkan stunting tersebut.

“Permasalahan terakhir adalah terkait pariwisata yang mana Kabupaten Tojo Unauna memiliki banyak obyek wisata yang sangat berpotensi untuk dikembangkan dan diperkenalkan ke dunia internasional,” kata Idrus.

Dia berharapa dengan meningkatnya wisatawan yang datang ke daerahnya, pendapatan wilayah tersebut dapat naik sehingga dapat menyejahterahkan masyarakat di Kabupaten Touna.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas