Home Palu

Direktur PFN: Kuasai Teknologi, Kuasai Dunia

12
KULIAH UMUM - Direktur Produksi Perusahaan Umum PFN, Tjandra Wibowo (kiri atas) bersama Warek Lukman Nadjamuddin (kiri bawah), Koordinator Project Eurasia Foundation FKIP Untad, Purnama Ningsih (kanan bawah), dan perwakilan dosen Prof Juhaeri Muchtar saat pelaksanaan General Lecture Series (Series 5) Eurasia Foundation FKIP Untad melalui zoom meeting, Jumat, 26 Maret 2021. (Foto: Istimewa)
  • General Lecture Series 5

Palu, Metrosulawesi.id – Eurasia Foundation Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tadulako (FKIP Untad) kembali memfasilitasi pelaksanaan General Lecture Series (seri kuliah umum). Kuliah umum kali ini masuk seri ke 5 yang dilaksanakan via zoom meeting, Jumat, 26 Maret 2021.

Kuliah umum mengusung tema “Build Creativity Innovation Through Video” atau membangun kreativitas dan inovasi melalui video. Eurasia Foundation FKIP Untad menghadirkan Direktur Produksi Perusahaan Umum Produksi Film Negara (PFN), Sutjiati Eka Tjandrasari, yang lebih dikenal sebagai Tjandra Wibowo.

General lecture kali ini diikuti ratusan mahasiswa FKIP dan perwakilan dosen di Untad. Wakil Rektor Untad Bidang Akademik, Dr Lukman Nadjamuddin, turut hadir menyimak paparan Tjandra Wibowo.

Dalam paparannya, Tjandra mengungkapkan para generasi muda jika ingin menjadi pemimpin harus menguasai teknologi. Dengan begitu, maka generasi muda juga bisa menguasai dunia.

“Kalau mau menjadi pemimpin negara atau dunia harus menguasai teknologi dan tentunya dilandasi imtaq (iman dan taqwa),” ungkap Tjandra.

Dia mengatakan era digitaliasi saat ini banyak kreativitas dan inovasi yang bisa dilakukan, salah satunya melalui video. Video diyakini menjadi sarana paling efektif untuk menyampaikan suatu pesan.

“Karena video memiliki visual dan audio yang bisa menghidupkan rasa,” ucap mantan penyiar dan produser SCTV itu.

Tjandra menambahkan era digitalisasi merupakan suatu era yang didominasi oleh keunggulan produk Iptek digital dalam sendi kehidupan manusia, yang mau tidak mau, siap tidak siap harus diarungi oleh generasi muda Indonesia.

Sementara itu, Warek Lukman menyampaikan terimakasih atas kesediaan Tjandra memberikan pencerahan kepada mahasiswa. Dia berharap paparan yang disampaikan bisa bermanfaat bagi civitas Untad.

“Atas nama pribadi dan pimpinan Universitas Tadulako mengucapkan terimakasih kepada ibu Tjandra,” ucap Lukman.

Koordinator Project Eurasia Foundation FKIP Untad, Purnama Ningsih, menambahkan General Lecture Series masih akan berlanjut dengan tema dan pemateri yang berbeda-beda.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas