SIAP OPERASI - Nadira, bocah korban gempa dan tsunami dirawat RS Budi Agung Palu. (Foto: Istimewa)

Donggala, Metrosulawesi.id – Nadira, bocah korban gempa dan tsunami pada 2018 silam, akan naik ke meja operasi di Rumah Sakit Budi Agung Palu, Jumat 26 Maret 2021.

Nadira divonis dokter menderita katarak, tetapi karena keterbatasan dana, bocah yang mendekati usia tiga tahun ini harus bersabar menunggu biaya operasi selama tiga tahun.

Kordinator relawan, Yeye dikonfirmasi Kamis 25 Maret 2021 mengatakan, Nadira sudah masuk ke RS Budi Agung dan menjalani sejumlah pemeriksaan salah satunya rapid tes.

“Nadira sudah masuk di RS Budi Agung, Ruang Drupadi, dan besok Jumat (hari ini) akan dilakukan operasi mata,” kata Yeye.

Dikatakannya, saat ini Nadira ditangani oleh dua dokter RS Budi Agung yakni ahli mata dan anastesi. Yeye meminta dukungan doa dan moril masyarakat kecamatan Banawa pada khususnya.

“Kami mohon doa, semoga Adik Nadira segera sembuh, operasinya berjalan sukses, dan bisa melihat kembali, bisa bermain seperti anak-anak pada umumnya, sekiranya dermawan yang kepingin memberikan donasi kami masih menerimanya untuk biaya pengobatan selanjutnya,” sebutnya.

Diketahui nadira adalah bocah korban gempa dan tsunami yang tinggal di huntara Blok H Nomor 2 Kelurahan Gunung Bale Kecamatan Banawa. Indra penglihatannya mengalami gangguan sejak usia lima bulan.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas