Home Sulteng

Pandemi Tak Pengaruh ke Produksi Ikan

7
Arif Latjuba. (Foto: Metrosulawesi/ Michael Simanjuntak)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulteng, Moh Arif Latjuba, mengungkapkan pandemi virus corona (Covid-19) tak berpengaruh ke sektor produksi perikanan di daerah ini.

“Pandemi ini yang terganggu manusianya, bukan pada produksi (ikan). Orang bekerja itu tetap sesuai seperti biasanya, baik pelaku budidaya ataupun yang melaut,” ujar Arif, Rabu, 24 Maret 2021.

Namun demikian, kata Arif, saat awal pandemi, pemasaran ikan hasil budidaya dan tangkapan terganggu. Itu karena terlalu banyak yang dipersyaratkan oleh pemerintah daerah bagi pelaku perjalanan. Hal tersebut diperparah dengan penutupan akses jalan masuk dari satu daerah ke daerah lain.

“Kondisi itu yang otomatis menurunkan grade daripada komoditi ikan di Sulteng,” ucapnya.

Arif mencontohkan, diawal-awal pandemi, produksi ikan yang disuplai dari Poso, Ampana dan Donggala menuju Kota Palu sangat terkendela. Banyaknya pemeriksaan, yang menyebabkan pendistribusi atau penyuplai harus bermalam di jalan. Demikian pula dengan komoditi ikan atau udang yang disuplai ke Makassar.

“Jadi bukan produksinya tapi sistem rantainya menuju pasar yang kadang terganggu dengan penutupan-penutupan jalan. Itu semua yang menurunkan grade ikan, karena sampai di pasar es nya sudah tidak baik lagi. Itu waktu awal-awal,” pungkas Arif.

Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Provinsi Sulteng telah menetapkan strategi pembangunan kelautan dan perikanan di daerah ini. Arif mengatakan ada empat hal utama yang akan dilakukan untuk pembangunan kelautan dan perikanan setidaknya hingga lima tahun ke depan. Pertama, peningkatan produksi dan produktivitas perikanan.

Kedua, pengembangan agribisnis (peningkatan kualitas dan ragam produk olahan perikanan). Ketiga, peningkatan kualitas lingkungan (konservasi dan pengawasan sektor kelautan perikanan).

“Terakhir peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan kualitas pelayanan,” ujar Arif, Selasa, 23 Maret 2021.

Strategi-strategi tersebut akan dilaksanakan dengan arah kebijakan diantaranya melalui peningkatakan kapasitas, peningkatan pemberdayaan pelaku usaha kelautan dan perikanan. Kemudian peningkatan upaya perlindungan pelaku usaha perikanan serta penyediaan inovasi teknologi guna peningkatan kualitas, kuantitas, dan keberlanjutan produk kelautan perikanan Sulteng.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas