Home Palu

Guru Besar UPI Kuliahi Ratusan Mahasiswa Untad

13
PEMAPARAN - Guru Besar UPI, Prof Karim Suryadi saat memaparkan materi General Lecture Series (seri kuliah umum) yang difasilitasi Eurasia Foundation FKIP Untad melalui zoom meeting pada Rabu, 24 Maret 2021. (Foto: Istimewa)
  • General Lecture Series Eurasia Foundation FKIP

Palu, Metrosulawesi.id – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Tadulako (FKIP Untad) kembali mendapat kepercayaan melaksanakan program General Lecture Series (seri kuliah umum) melalui project Eurasia Foundation.

Program tersebut pada 2021 ini masuk tahun ke empat yang sebelumnya bernama project One Asia Foundation. Pelaksanaan kuliah umum kini telah masuk seri empat dengan pembicara Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Prof Dr Karim Suryadi M.Si, melalui zoom meeting pada Rabu, 24 Maret 2021.

General Lecture Series (serise 4) ini mengusung tema Dyslexia of Change: Learning from the Evolation of World Civilizations in Responding to the Challenges of the Era Disruption (Disleksia Perubahan: Belajar dari Evolusi Peradaban Dunia dalam Merespon Tantangan Era Disrupsi).

Dalam kesempatan ini, Prof Karim memaparkan materi untuk ratusan mahasiswa-mahasiswi Untad. Koordinator Project Eurasia Foundation FKIP Untad, Purnama Ningsih S.Pd M.Pd, menerangkan peserta kuliah umum atau general lecture merupakan mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan yang jumlahnya mencapai 300 orang.

“Kami ucapkan terimakasih kepada Prof Karim yang kembali bersedia menjadi pembicara program general lecture ini,” ucap Purnama.

Prof Karim kepada mahasiswa-mahasiswi FKIP Untad menjelaskan makna disleksia perubahan. Menurutnya, disleksia perubahan merupakan kegagalan membaca perubahan yang menyebabkan salah merespon tantangan.

Ada dua hal yang mendasari disleksia perubahan terjadi yaitu objek perubahan dan subjektivitas. Dipaparkan, saat ini yang menjadi tantangan manusia adalah adaptasi perubahan.

“Jangan menantang perubahan, beradaptasilah. Jangan pula pertentangkan cara dengan tujuan,” ujar Prof Karim.

Kuliah umum ini turut dihadiri Wakil Rektor Untad Bidang Akademik, Dr Lukman Nadjamuddin. Warek berujar Prof Karim memiliki kontribusi besar sehingga FKIP Untad bisa dilibatkan dalam program General Lecture Series.

“Atas nama pimpinan universitas, saya menyampaikan ucapan terimakasih kepada Prof Karim yang telah menyediakan waktu,” ungkap Lukman.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas