Yutdam Mudin. (Foto: Dok)
  • Yutdam: 725 Calon Penerima KIP Kuliah

Palu, Metrosulawesi.id – Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) mengumumkan hasil Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2021. Hasil seleksi diumumkan pukul 15.00 WIB pada Senin, 22 Maret 2021.

Koordinator Pelaksana LTMPT Universitas Tadulako, Yutdam Mudin S.Si M.Si, mengungkapkan total peserta yang lolos masuk Untad sebanyak 1.800 siswa. Siswa yang lolos dari sejumlah sekolah di berbagai provinsi se-Indonesia.

“Dari 1.800 yang lolos, terdaftar sebanyak 275 siswa calon penerima KIP (Kartu Indonesia Pintar) kuliah,” ungkap Yutdam kepada Metrosulawesi, Senin, 22 Maret 2021.

Dia mengatakan bagi peserta yang lolos harus melakukan pendaftaran ulang sesuai syarat dan ketentuan yang telah ditetapkan. Untuk calon mahasiswa Untad melakukan pendaftaran ulang melalui laman pmb.untad.ac.id.

“Di situ (pmb.untad.ac.id) sudah tersedia semua informasi, termasuk pengumuman, prosedur pembayaran, dan apa yang harus diupload bagi calon penerima KIP Kuliah,” ujarnya.

Yutdam menjelaskan akan dilakukan serangkaian verifikasi bagi calon penerima KIP Kuliah. Tujuannya agar yang menerima program tersebut benar-benar orang yang membutuhkan sesuai dipersyaratkan.

“Kalau data-data yang diberikan tidak benar atau orangtuanya PNS, maka dibatalkan KIP Kuliahnya. Setiap tahun pasti ada yang dibatalkan,” jelas Yutdam.

Diketahui, untuk jalur SNMPTN tahun 2021, Untad mendapat jatah 2.070 mahasiswa baru. Jatah tersebut sekitar 23 persen dari total kuota 8.720 orang mahasiswa baru Untad dalam tahun ini. Itu artinya dengan 1.800 peserta lolos masuk ke kampus terbesar di Sulteng ini, sekitar 80 persen kuota SNMPTN Untad telah terisi.

Yutdam menambahkan bagi peserta yang tidak lolos bisa mendaftar ikut Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) yang telah dibuka sejak Senin, 15 Maret 2021.

“Silakan ikut SBMPTN, pendaftaran masih dibuka sampai 1 April 2021,” pungkas Yutdam.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas